‘Bentrok’ Pengunjuk Rasa dengan TNI AL di Lantamal VI Makassar

Rabu, 13 April 2016 | 13:12 Wita - Editor: Syamsuddin -

Makassar, Gosulsel.com – Sekelompok massa melakukan aksi unjuk rasa di Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) VI yang berada di Makassar, Rabu (13/4/2016). Pengunjuk rasa menuntut agar pihak Lantamal VI mengizinkan penangkapan ikan menggunakan bahan peledak dan bius di wilayah Perairan Kota Makassar.

Awalnya aksi unjuk rasa berjalan lancar dan damai. Pengunjuk rasa menyampaikan aspirasi mereka dengan tenang dan damai.

Suasana demonstrasi kemudian memanas ketika seorang perwira Lantamal VI menemui demonstran dan menyampaikan bahwa penangkapan ikan menggunakan bahan peledak dan bius dilarang. Bagi siapa yang kedapatan akan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.

Tak terima pernyataan tersebut, demonstran kemudian bertindak anarkis dan melempari pihak Lantamal VI dengan batu dan botol. Pasukan Tim Anti Huru Hara Mako Lantamal VI terpaksa diturunkan untuk membubarkan demonstarsi.

Bentrokan antara demonstran dengan pasukan Lantamal VI tak terelakkan. Tak berselang lama, pasukan anti huru hara berhasil membubarkan paksa pengunjuk rasa. Sejumlah demonstran diamankan karena diduga sebagai provokator aksi.

Halaman: