(FOTO: FKUB Sulsel Imbau Demonstran Aksi 4 November Tidak Mudah Terprovokasi/Rabu, 2 November 2016/Ahmad Shadiq/Gosulsel.com)

FKUB Sulsel Imbau Demonstran Aksi 4 November Tidak Mudah Terprovokasi

Rabu, 02 November 2016 | 19:59 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Ahmad Syadiq - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com — Menjelang Aksi besar-besaran yang akan dilakukan sejumlah Ormas Islam secara Nasional tanggal 4 November mendatang, Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Sulawesi Selatan menyelenggarakan jumpa pers untuk memberikan himbauan serius kepada masyarakat dan terkhusus pada massa aksi dengan menghadirkan pihak kepolisian dan TNI dikantor FKUB Sulsel Jl Rappocini Raya Makassar, Rabu, (2/11/2016).

Jumpa pers tersebut dihadiri beberapa ketua dari perwakilan organisasi keagamaan baik ummat Islam, Protestan, Katolik, Hindu, dan Budha yang berdialog dan bersepakat untuk memberikan himbauan kepada masyarakat Sulsel dan khususnya masyarakat Makassar agar tidak melakukan kerusuhan.

pt-vale-indonesia

Ketua FKUB Sulsel, H. Abd. Rahim Yunus menghimbau agar semua pihak senantiasa menjaga kerukunan umat beragama dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara serta menghimbau kepada demonstran agar tidak rusuh dan melakukan aksinya dengan santun, damai dan tidak melakukan tindakan tindakan yang bertentangan dengan hukum.

“Kami menghimbau para Demonstran nantinya agar melakukan aksi dengan damai, dan tidak melakukan tindakan yang melawan hukum serta tidak mudah terprovokasi dan disusupi pihak yang tak bertanggung jawab,” ujarnya.

Abd Rahim pun menyebut dalam aksi ke depan terkait Ahok sebenarnya FKUB bersikap untuk menyerahkan semuanya pada kepolisian, sebab sejauh ini jika memang benar apa yang dilakukan Ahok adalah penistaan agama, maka kami menyerahkan semuanya kepada Undang Undang yang berlaku.

“Kita serahkan semuanya kepada pihak kepolisian untuk memproses ini,” lanjutnya.

“Dengan adanya pak wakapolda dan Kasdam VI Wirabuana kami yakin bahwa kedepan aksi tersebut aman dan tidak akan merembes ke isu yang kami khawatirkan” ungkapnya.(*)


BACA JUGA