Dapur Gizi SPPG Resmi Dibuka di Bajeng Barat, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis di Gowa
GOWA, GOSULSEL.COM — Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menghadiri peresmian pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Dusun Romang Lompoa, Kecamatan Bajeng Barat, Minggu (11/01/2026).
SPPG ini merupakan dapur umum yang dibangun untuk mendukung pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Fasilitas yang diresmikan adalah SPPG Polres Bajeng Barat 01, hasil kerja sama antara Polres Gowa dan Yayasan Kemala Bhayangkari. Kehadirannya diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Ini bagian dari komitmen Polres dan Bhayangkara Gowa dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat,” ujar Darmawangsyah dalam sambutannya.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan SPPG di Kabupaten Gowa perlu terus dipercepat dan diperluas agar manfaatnya bisa dirasakan hingga ke seluruh wilayah. Menurutnya, kebutuhan akan SPPG sering disampaikan masyarakat saat pemerintah daerah melakukan kunjungan ke kecamatan.
“Semakin cepat SPPG dibangun dan beroperasi, semakin besar manfaat yang dirasakan masyarakat. Kami berharap SPPG di Bajeng Barat ini menjadi pemicu hadirnya SPPG lain di berbagai wilayah Gowa,” kata Darmawangsyah.
Darmawangsyah juga menyoroti keberhasilan Kabupaten Gowa dalam menurunkan angka stunting. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka stunting di Gowa pada 2025 turun menjadi 17 persen dari sebelumnya 21,1 persen. Capaian ini menjadikan Gowa sebagai salah satu daerah dengan angka stunting terendah di Sulawesi Selatan. Ia menegaskan, hasil tersebut harus terus dijaga melalui penguatan program MBG dan keberadaan SPPG.
Selain manfaat kesehatan, SPPG juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, ia mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mempercepat pembangunan SPPG, serta mengajak pemerintah desa mengaktifkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), salah satunya melalui pengembangan peternakan ayam petelur untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG.
Kapolres Gowa, AKBP Aldy Sulaiman, menyampaikan bahwa pembangunan SPPG Polres Bajeng Barat 01 merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga sosial dan kemanusiaan.
“SPPG ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat dalam pemenuhan gizi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Makassar, Handayani, menjelaskan bahwa hingga awal 2026 terdapat sekitar 60 SPPG di Kabupaten Gowa. Dari jumlah tersebut, 55 unit sudah aktif dan delapan lainnya siap beroperasi.
Ia menyebutkan, satu SPPG dapat mengelola anggaran antara Rp850 juta hingga Rp1 miliar per bulan serta menyerap puluhan tenaga kerja. Jika seluruh SPPG berjalan optimal, perputaran ekonomi di Gowa diperkirakan bisa mencapai Rp60 miliar per bulan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan bahan pangan, mulai dari hasil pertanian, peternakan, sayur dan buah, hingga mengatasi tantangan harga pangan dan keterbatasan pasokan susu.
Peresmian SPPG ini turut dihadiri Ketua DPRD Gowa, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Kasdim Gowa, Ketua TP PKK Gowa, Ketua Bhayangkari Gowa, Ketua FKPM Gowa, Camat Bajeng Barat, para pejabat utama Polres Gowa, serta mitra dari Yayasan Kemala Bhayangkari Gowa.(*)