Sinergi Warga dan RW 007 Minasa Upa Hasilkan Tiga Prioritas Pembangunan di Pra-Musrenbang
MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Suasana partisipatif dan penuh semangat mewarnai Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) tingkat RW 007, Kelurahan Minasa Upa, yang digelar pada Sabtu malam, 3 Januari 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WITA ini menjadi wadah strategis bagi warga untuk menyuarakan aspirasi sebelum dibawa ke forum kelurahan.
Acara ini dihadiri secara langsung oleh Lurah Minasa Upa, Rahim, S.E., M.M., memberikan apresiasi terhadap inisiatif penyelenggaraan forum partisipatif ini. “Hasil diskusi dan rekomendasi yang lahir malam ini akan menjadi peta jalan kita bersama. Pemerintah Kelurahan siap berkolaborasi dan mendukung upaya-upaya pembangunan yang bersumber dari aspirasi murni warga,” tegasnya.
Turut hadir Muhammad Gafur Kadar, S.E., M.Si. selaku Ketua RW 007, seluruh pengurus dan Ketua RT se-RW, para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta puluhan warga yang memadati lokasi pertemuan.
Penguatan Struktur dan Visi Kepemimpinan Baru
Pra-Musrenbang dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua RW 007, Muhammad Gafur Kadar. Forum ini sekaligus menjadi momen peresmian dan perkenalan struktur kepengurusan RW dan RT yang baru kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua RW mengumumkan susunan pengurus inti yang akan mendukung kinerjanya, yaitu Rostiati Rahman, S.E. sebagai Sekretaris RW, Hasnah Ahmad, S.Sos., M.M. sebagai Bendahara RW, dan Ansyari Anwar, S.E. yang memegang peran sebagai Ketua Pemuda RW 007. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Normanto (Panjul) ditunjuk sebagai seksi Dokumentasi dan Perlengkapan.
“Penguatan tim ini adalah langkah awal untuk mewujudkan pelayanan yang lebih baik. Kami akan bekerja dengan prinsip transparan dan partisipatif,” ujar Gafur Kadar sebelum memaparkan visi-misi kepemimpinannya yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan, kebersamaan, dan pembangunan berkelanjutan di lingkungan RW 007.
Identifikasi Masalah dan Tiga Rekomendasi Prioritas
Inti dari Pra-Musrenbang adalah diskusi terbuka yang mengidentifikasi berbagai fenomena dan masalah di wilayah RW 007. Beberapa isu krusial yang mengemuka antara lain persoalan sampah, pengelolaan fasilitas olahraga, optimalisasi Posyandu, serta aspek keamanan lingkungan.
Dari diskusi yang intens dan demokratis tersebut, forum berhasil merumuskan tiga rekomendasi prioritas yang akan diajukan dalam Musrenbang tingkat Kelurahan, yaitu :
1. Penyediaan Kamar Mandi di Posyandu RW 007 untuk mendukung kenyamanan dan standar pelayanan kesehatan.
2. Program Pengaspalan Jalan di beberapa titik dalam lingkungan RW 007 yang masih membutuhkan.
3. Perbaikan dan Normalisasi Drainase saluran air untuk mengatasi genangan, masalah sanitasi, dan Pengelolaan Fasilitas Olahraga yang Profesional dan Terukur.
Salah satu pembahasan menarik datang dari Bapak H. Zakaria, salah seorang tokoh masyarakat. Beliau mengusulkan penertiban dan profesionalisme dalam pengelolaan fasilitas olahraga, yakni lapangan badminton dan futsal milik RW.
“Fasilitas ini pada hakikatnya untuk warga Minasa Upa, khususnya RW 007. Namun, jika ada warga dari luar yang ingin memanfaatkannya, harus dengan sepengetahuan dan izin Ketua RW. Kami usulkan ada kontribusi biaya pemeliharaan yang nominalnya disepakati bersama, untuk menjamin fasilitas ini tetap terjaga dan bisa dinikmati anak cucu kita,” papar Zakaria. Usulan ini mendapat respons positif dan akan dirumuskan lebih detail dalam peraturan RW.
Menuju Musrenbang Kelurahan dengan Satu Suara
Ketua RW 007, Muhammad Gafur Kadar, menutup acara dengan mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. “Tiga rekomendasi prioritas dan masukan berharga seperti pengelolaan lapangan olahraga ini adalah bukti nyata gotong royong kita. Aspirasi ini akan kami bawa dengan sungguh-sungguh ke Musrenbang Kelurahan,” tandasnya.
Dengan ditetapkannya tiga program prioritas dan penguatan sistem pengelolaan aset RW, Pra-Musrenbang RW 007 Kelurahan Minasa Upa tidak hanya sekadar ritual tahunan, tetapi menjadi bukti nyata penguatan demokrasi dari akar rumput dan komitmen bersama membangun lingkungan yang lebih baik. (*)