Groundbreaking Jalan Paket 2 Sentuh 52 Kilometer Wilayah Gowa
GOWA, GOSULSEL.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi memulai pengerjaan proyek preservasi jalan Paket 2 yang mencakup Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar hingga Jeneponto. Proyek ini dinilai akan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di kawasan selatan Sulsel.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan strategis tersebut akan memberi dampak besar bagi mobilitas masyarakat dan pertumbuhan daerah.
“Dilakukannya groundbreaking pengerjaan jalan paket 2 oleh Pemprov Sulsel akan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pemerataan pembangunan,” terangnya saat mendampingi Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan groundbreaking di Jalan Poros Galesong Utara, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Selasa (10/02/2026).
Menurutnya, Kabupaten Gowa mendapat porsi pembangunan yang cukup signifikan dalam proyek ini. Total panjang jalan yang ditangani di wilayah Gowa mencapai sekitar 52,15 kilometer. Ruas tersebut membentang dari wilayah dataran rendah hingga dataran tinggi, sehingga menjadi bagian penting dalam memperkuat infrastruktur daerah.
Secara rinci, proyek di Gowa meliputi Jalan Panciro (batas Kabupaten Gowa–Kota Makassar) sepanjang 4,18 kilometer, Pallangga–Salekoa (batas Gowa–Takalar) sepanjang 14,20 kilometer, serta Sapaya–Malino sepanjang 33,77 kilometer.
“Insya Allah, manfaat pembangunan ini ke depan akan dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat yang melintas dan beraktivitas di wilayah tersebut,” tambah Bupati Talenrang.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa proyek ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Sulsel dalam meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur.
“Ruas ini meliputi Galesong Utara, Galesong Selatan, Galesong, dan Sanrobone. Ini merupakan Paket 2 dengan total anggaran sebesar Rp274 miliar,” jelasnya.
Ia merinci, khusus di wilayah Galesong, Kabupaten Takalar, penanganan jalan dilakukan sepanjang kurang lebih 100 kilometer. Di Kabupaten Gowa sepanjang sekitar 52 kilometer, sementara di Kabupaten Jeneponto sepanjang 34 kilometer. Pengerjaan juga menyasar sejumlah wilayah lain yang saling terhubung.
“Paket-paket pengerjaan ini saling beririsan sehingga pembangunan dapat dilakukan secara merata di wilayah selatan Provinsi Sulawesi Selatan,” terang Andi Sudirman.
Gubernur juga mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan proyek, terutama warga yang terdampak pelebaran jalan.
“Kami mohon kerjasama masyarakat, terutama yang rumahnya berada di sepanjang ruas jalan. Dengan penataan yang lebih baik, Insya Allah lingkungan juga akan terlihat lebih rapi,” ujarnya.
Ia turut menyampaikan permohonan maaf jika selama proses pengerjaan terjadi gangguan akses maupun arus lalu lintas.
“Saya mohon maaf apabila selama proses pengerjaan berlangsung terdapat gangguan akses jalan dan arus lalu lintas,” tutupnya. (*)