BI Sulsel Cetak Agen Literasi Ekonomi Syariah Melalui ToT dan Lomba Dakwah
MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersinergi dengan Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN) Sulsel menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) dan Lomba Dakwah di Masjid Raya Makassar, pada 24-25 Februari 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Sharia Championship dalam rangkaian program Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) 2026 yang dilaksanakan selama bulan Ramadan.
Sebanyak 140 santri dari berbagai pondok pesantren di Sulawesi Selatan mengikuti ToT pada hari pertama. Mereka mendapatkan pembekalan materi terkait personal branding, ekonomi dan keuangan syariah, serta halal lifestyle.
Pembekalan tersebut bertujuan mencetak generasi muda yang mampu menyampaikan dakwah secara informatif, relevan, dan kontekstual sesuai perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah. “Kami ingin mendorong lahirnya dai dan daiyah yang tidak hanya menyampaikan pesan spiritual, tetapi juga mampu menjadi agen literasi ekonomi dan keuangan syariah di tengah masyarakat,” ujarnya dikutip dalam keterangan resminya, Minggu (1/3/2026).
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Lomba Dakwah yang telah melalui tahap penyisihan dan diikuti puluhan peserta dari sekolah serta pesantren setara SMA/MA se-Sulawesi Selatan. Dari proses seleksi tersebut, terpilih 10 finalis yang terdiri atas lima dai dan lima daiyah untuk tampil pada babak final yang digelar pada 25 Februari 2026.
Para pemenang selanjutnya akan dipersiapkan sebagai delegasi Sulawesi Selatan pada ajang Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) 2026. Melalui sinergi ini, Bank Indonesia dan HEBITREN berharap dapat melahirkan generasi pendakwah yang turut mendorong transformasi ekonomi umat secara inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di Sulsel. (*)