Bupati Gowa Dorong Seleksi Terbuka JPT Berintegritas dan Berbasis Merit

Monday, 02 March 2026 | 23:42 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

GOWA, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus menunjukkan komitmennya dalam membangun birokrasi yang profesional dan berintegritas. Hal ini terlihat dari pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang digelar di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin (02/03/2026).

Seleksi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, yang bertindak sebagai Ketua Panitia Seleksi (Pansel). Ia didampingi Sekretaris Daerah Gowa Andy Azis Peter, Direktur Politeknik STIA LAN Makassar Sulaeman Fattah, serta akademisi STIA LAN Makassar Alam Tauhid Syukur.

Sebanyak 10 peserta mengikuti tahapan wawancara akhir untuk mengisi enam jabatan Eselon II di lingkup Pemkab Gowa. Jabatan tersebut meliputi Asisten Administrasi Umum, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, serta Direktur RSUD Syekh Yusuf.

PT-Vale

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa proses seleksi harus dijalankan dengan penuh integritas, terlebih dilaksanakan di bulan suci Ramadan.

“Hari ini momentum bulan Suci Ramadan, mari melaksanakan seleksi ini dengan bersih, penuh kejujuran. Apa yang dilakukan adalah bagian bentuk ibadah kepada Allah,” katanya.

Bupati menekankan bahwa pejabat yang terpilih nantinya harus siap bekerja selaras dengan visi dan pola kepemimpinan kepala daerah.

“Saya ingin pejabat dari sini, sudah siap bekerja dengan pola dan cara Bupati dan Wakil Bupati untuk menyelesaikan persoalan pelayanan dan persoalan dasar di Pemda Gowa,” ungkapnya.

Menurutnya, tantangan birokrasi saat ini membutuhkan energi baru, kreativitas, dan inovasi agar pelayanan publik semakin baik dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Mari jadikan Gowa menjadi Kabupaten yang maju dan masyarakat kita akan sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pansel Jufri Rahman menjelaskan bahwa materi wawancara difokuskan pada pemahaman peserta terhadap visi-misi kepala daerah serta kemampuan mereka menyusun solusi konkret atas berbagai persoalan daerah.

“Dibutuhkan orang yang tahu persoalan, jadi ketahui masalahnya, untuk dipelajari menjadi, dan bisa tahu apa solusinya. Termasuk rencana aksi yang akan dilakukan para peserta (seleksi terbuka),” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menerapkan Sistem Manajemen Talenta ASN berbasis merit dan digital, yang terintegrasi dengan Badan Kepegawaian Negara. Sistem ini memetakan aparatur berdasarkan potensi dan kinerja, sehingga pengisian jabatan dilakukan secara objektif dan transparan.

Pemkab Gowa pun didorong untuk segera mengadopsi sistem serupa guna memperkuat kualitas ASN serta memastikan setiap jabatan diisi oleh figur yang kompeten dan berprestasi. (*)


Tags: