DPRD Gowa Perkuat Fungsi Pengawasan LKPJ, Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Pembangunan Berkelanjutan
GOWA, GOSULSEL.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa menegaskan komitmennya dalam mengawal jalannya pemerintahan melalui rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gowa Tahun Anggaran 2025. Forum ini menjadi momentum penting bagi DPRD Gowa untuk memperkuat fungsi pengawasan sekaligus memastikan arah pembangunan daerah tetap berada pada jalur yang tepat.
Rapat paripurna yang digelar di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Gowa, Minggu (29/03/2026) itu, dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, didampingi Wakil Ketua II, Taufik Surullah, dan Wakil Ketua III, Tyna Haji Tino Dg Mawangi. Hadir pula ketua komisi dan anggota dewan lainnya.
Rapat juga dihadiri langsung Bupati, Gowa Sitti Husniah Talenrang bersama Wakil Bupati, Darmawangsyah Muin dan jajaran Forkopimda serta perangkat daerah.
Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, menegaskan bahwa pihaknya menyambut baik penyampaian laporan tersebut. Ia menyebut, DPRD akan menindaklanjuti LKPJ melalui pembahasan lebih mendalam di tingkat panitia khusus (pansus).
“Kami menyambut baik penyampaian LKPJ ini dan memberikan apresiasi atas capaian yang telah ditunjukkan. Selanjutnya, DPRD akan menindaklanjuti melalui pembahasan di tingkat pansus agar seluruh program dan hasilnya dapat dikaji secara komprehensif,” ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar setiap capaian program tidak hanya dinilai secara administratif, tetapi juga diuji secara objektif guna menghasilkan rekomendasi yang lebih tajam dan berdampak langsung bagi masyarakat.
DPRD juga menegaskan perannya dalam memastikan efektivitas dan akuntabilitas setiap program pemerintah daerah. Karena itu, hubungan kerja yang solid antara legislatif dan eksekutif dinilai menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan.
“DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap program berjalan efektif dan akuntabel. Karena itu, sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah sangat diperlukan demi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Gowa,” ungkapnya.
Dalam pembahasan tersebut, DPRD turut menyoroti sejumlah indikator makro pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hal ini dinilai sebagai refleksi dari keberhasilan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sementara itu, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, memaparkan berbagai capaian pembangunan yang menunjukkan perbaikan kualitas hidup masyarakat dan penurunan angka kemiskinan dalam satu tahun terakhir.
Dalam penyampaiannya, Bupati Talenrang menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari realisasi program, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
“Kami menempatkan dampak sebagai ukuran utama. Program harus hadir menjawab kebutuhan warga, baik dalam layanan dasar, peningkatan pendapatan, maupun perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa berbagai capaian tersebut didorong oleh fokus program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti sektor kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis UMKM dan pertanian.
Dari data LKPJ 2025, sejumlah indikator menunjukkan perbaikan signifikan. IPM meningkat dari 73,01 menjadi 74,22, pertumbuhan ekonomi mencapai 7,05 persen dari sebelumnya 5,01 persen, serta angka kemiskinan turun dari 6,86 menjadi 6,64 persen.
Menutup penyampaiannya, Bupati Talenrang menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi untuk memperbaiki program yang belum optimal agar manfaat pembangunan semakin luas dan merata.
Melalui rapat paripurna ini, DPRD Gowa menegaskan posisinya sebagai garda depan dalam memastikan setiap kebijakan dan program pemerintah benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi demi pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)