OJK Sulselbar: Penyaluran Pinjaman Daring Naik Setiap Tahun, Melonjak saat Ramadan
MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menyebut penyaluran pembiayaan industri fintech lending atau pinjaman daring naik setiap tahunnya. Di tahun 2026 juga terus meningkat seiring momentum bulan Ramadan.
Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin menjelaskan, penyaluran pinjaman daring pada 2024 lalu sebesar Rp1,78 Triliun di Sulawesi Selatan. Selanjutnya naik Rp2,39 Triliun pada Desember tahun 2025.
Meski begitu tren kenaikan terus terjadi, kata Mochlasin, OJK Sulselbar mewanti-wanti adanya kredit macet terlebih pasca lebaran 2026.
Untuk itu, berbagi upaya tetap dilakukan salah satunya mengedukasi masyarakat khususnya generasi milenial termasuk UMKM untuk bijak mengelola keuangan.
“Biasanya memang kalau moment-moment seperti ini, pasti fintech naik tapi kami tetap melakukan upaya preventif khususnya ke kaula muda untuk lebih bijak menggunakannya,” kata Muchlasin, Selasa (10/3/2026).
Dia melihat, pinjaman daring mudah diajukan masyarakat tanpa melihat kondisi finansial mereka. Sehingga, menurutnya, perlu gencar dilakukan edukasi literasi keuangan masyarakat.
“Misalnya kan saya ngambil Rp10 juta terus saya cuma kembalikan Rp11 juta, yah paling cuma sekian persen pengembaliannya, tapi harus dilihat dulu berapa lama jangka waktunya. Jadi kemampuan literasi untuk membayar bulanannya yang kita fokuskan ke situ,” tandas Muchlasin. (*)