Prof Batara Surya Kembali Jabat Rektor, Siap Bawa Unibos Bertransformasi Menuju Reputasi Global

Friday, 06 March 2026 | 22:57 Wita - Editor: Agung Eka -

BACA JUGA

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Prof Batara Surya resmi kembali dilantik sebagai Rektor Universitas Bosowa (Unibos) Periode 2026–2031. Momentum ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan institusi, menandai dimulainya babak baru transformasi menuju universitas yang unggul, berdaya saing, mandiri, inklusif, dan berwawasan global.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembukaan acara, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Universitas Bosowa yang menggema penuh semangat di seluruh ruangan. Rangkaian acara semakin bermakna dengan pemutaran video capaian Universitas Bosowa periode 2022–2026 yang merefleksikan lompatan signifikan dalam penguatan akademik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta perluasan jejaring kerjasama nasional dan internasional. Pembacaan Surat Keputusan Yayasan Aksa Mahmud menjadi dasar legal sekaligus simbol kepercayaan atas amanah kepemimpinan lima tahun ke depan.

Pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Aksa Mahmud, Hj. Melinda Aksa, disaksikan jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, dan tamu undangan. Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Sumpah Jabatan dan Pakta Integritas Universitas Bosowa Periode 2026–2031 serta pemasangan kalung rektor oleh Founder Bosowa H. M. Aksa Mahmud sebagai simbol kehormatan, tanggung jawab, dan dedikasi dalam memimpin institusi pendidikan tinggi.

PT-Vale

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam momentum bersejarah tersebut, di antaranya Founder Bosowa H. M. Aksa Mahmud, Ketua Yayasan Aksa Mahmud Hj. Melinda Aksa, CEO Bosowa Corporindo Subhan Aksa beserta jajaran Board of Directors Bosowa Corporindo.

Turut hadir pula jajaran Yayasan Aksa Mahmud, di antaranya DIC Yayasan Aksa Mahmud Asrul Hidayat, Sekretaris Yayasan Aksa Mahmud Baharuddin Rachim, Division Head Human Resource & General Affair (HR-GA) Darmawan, serta Division Head Marketing & Communication (Marcom) Andi Erwin Nuryadin beserta jajaran. Hadir pula Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara, serta jajaran pemerintah daerah, pimpinan institusi pendidikan, dan mitra strategis lainnya. Kehadiran para pemimpin daerah, akademisi, serta kalangan industri tersebut menegaskan posisi Universitas Bosowa sebagai institusi pendidikan tinggi strategis di kawasan Indonesia Timur.

Dalam refleksi capaian periode 2022–2025, Universitas Bosowa menunjukkan pertumbuhan yang impresif. Tren penerimaan mahasiswa baru mengalami peningkatan signifikan dari 2.053 mahasiswa pada tahun 2022 menjadi 2.878 mahasiswa pada 2023 atau naik sekitar 40,2 persen. Pada tahun 2024 jumlah tersebut melonjak menjadi 4.563 mahasiswa atau meningkat sekitar 58,5 persen dibanding tahun sebelumnya, dan kembali bertumbuh menjadi 5.020 mahasiswa pada 2025 atau naik sekitar 10 persen. Hingga Desember 2025, total mahasiswa aktif tercatat sebanyak 11.353 mahasiswa yang tersebar di jenjang fakultas, pascasarjana, dan profesi.

Penguatan sumber daya manusia juga menjadi capaian strategis dengan akumulasi jabatan fungsional dosen selama periode 2022–2025 yang mencapai 76 Asisten Ahli, 128 Lektor, 46 Lektor Kepala, dan 40 Guru Besar. Di bidang kerja sama, universitas berhasil membangun 81 kerja sama nasional, 22 kerjasama internasional, serta 27 tindak lanjut MoA. Evaluasi berbasis data juga menunjukkan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap fasilitas dan pengajaran mencapai 90 persen, serapan lulusan di dunia kerja sebesar 85 persen, serta 70 persen kontribusi penelitian memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan industri.

Dalam pidato perdananya sebagai Rektor Periode 2026–2031, Prof. Batara Surya menegaskan bahwa Universitas Bosowa bukan sekadar organisasi atau institusi yang terdiri atas struktur kepengurusan, sarana prasarana, dan bangunan fisik. Lebih dari itu, universitas memiliki peran strategis dalam kemajuan ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan peradaban.

Ia menegaskan bahwa capaian yang diraih Universitas Bosowa hingga saat ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, kontribusi mahasiswa, serta kiprah alumni di berbagai sektor.

“Dengan fondasi tersebut, Universitas Bosowa akan terus bergerak menuju visi bersama, yaitu menjadi institusi yang “Unggul, Berdaya Saing, Mandiri, Inklusif, dan Berwawasan Global,” jelasnya.

Menurutnya, Universitas Bosowa harus menjadi learning organization yang adaptif terhadap perubahan zaman, serta mampu merespons dinamika regional, nasional, dan global secara kritis, kreatif, dan inovatif.

Untuk itu, pengembangan universitas ke depan akan diarahkan pada lima strategi utama, yakni penguatan tridharma perguruan tinggi, peningkatan reputasi akademik, pengembangan lulusan berkualitas dan berkarakter, penguatan ekosistem inovasi berbasis riset, serta keberlanjutan kepemimpinan institusi yang progresif dan adaptif.

Prof. Batara juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung transformasi universitas. Universitas Bosowa akan memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah pusat dan daerah, dunia industri, lembaga riset, perguruan tinggi nasional maupun internasional, serta berbagai elemen masyarakat.

“Dengan pondasi yang telah kita bangun bersama, lima tahun ke depan adalah fase akselerasi bagi Universitas Bosowa. Kita akan melangkah lebih jauh, memperkuat reputasi akademik, serta memastikan Universitas Bosowa berdiri sejajar dengan perguruan tinggi terkemuka di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya penuh optimisme.

Founder Bosowa, H. M. Aksa Mahmud, dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan rasa bangga atas perjalanan dan capaian yang telah diraih Universitas Bosowa hingga saat ini. Ia menegaskan bahwa perkembangan UNIBOS merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi seluruh sivitas akademika, serta dukungan berbagai pihak yang terus percaya terhadap kontribusi kampus ini bagi kemajuan pendidikan. “Saya merasa bangga melihat Universitas Bosowa terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kampus ini harus terus menjadi pusat lahirnya generasi unggul yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki integritas dan semangat membangun bangsa,” ungkap H. M. Aksa Mahmud.

Rangkaian acara ditutup dengan ramah tamah, buka puasa bersama, pelaksanaan salat Magrib berjamaah, serta konferensi pers. Pelantikan ini tidak hanya menandai pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi deklarasi komitmen kolektif seluruh sivitas akademika untuk melangkah lebih kuat, lebih adaptif, dan lebih berdaya saing dalam membangun masa depan pendidikan tinggi Indonesia.

Dengan semangat “In Harmonia Progressio”, Universitas Bosowa terus melangkah menuju reputasi global sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. (*)