Pemkab Gowa Fokus Tingkatkan Layanan Dasar dan Percepat Pemerataan Pembangunan di 2027

Wednesday, 08 April 2026 | 21:33 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

GOWA, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dasar, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan, serta mendorong penguatan ekonomi masyarakat dan pemerataan pembangunan infrastruktur.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Rabu (08/04/2026).

Musrenbang ini menjadi forum strategis tahunan yang tidak sekadar memenuhi tahapan administratif, tetapi juga sebagai wadah menyatukan arah kebijakan dan program pembangunan daerah. Melalui forum ini, pemerintah berupaya memastikan rencana pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

PT-Vale

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kabupaten Gowa 2025–2029 dengan visi “Bersama Menuju Gowa Lebih Baik dan Berkelanjutan.”

“Ini adalah fase penting untuk mempercepat capaian target pembangunan sekaligus memperkuat fondasi menuju visi jangka panjang Gowa Tahun 2045. Oleh karena itu, perencanaan pembangunan harus adaptif terhadap dinamika, terintegrasi lintas sektor, serta mampu menjawab isu-isu strategis secara tepat dan terukur,” kata Husniah Talenrang.

Ia menjelaskan, tema Musrenbang tahun ini adalah “Transformasi Sosial dan Ekonomi melalui Peningkatan Kualitas Layanan Publik, Pemberdayaan Ekonomi Produktif, dan Penguatan Infrastruktur Dasar untuk Pemerataan Pembangunan.”

Dalam kesempatan tersebut, Husniah juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan tahun 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 73,01 pada 2024 menjadi 74,22 pada 2025. Usia Harapan Hidup naik dari 74,19 menjadi 74,42 tahun. Rata-rata lama sekolah meningkat dari 8,53 menjadi 8,54 tahun, sementara harapan lama sekolah dari 13,71 menjadi 13,72 tahun.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Gowa mengalami peningkatan signifikan, dari 5,01 persen pada 2024 menjadi 7,05 persen pada 2025. Angka ini melampaui rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 5,24 persen dan nasional sebesar 5,01 persen.

“Tingkat kemiskinan kita berhasil ditekan dari 6,86 persen menjadi 6,64 persen. Angka ini lebih baik dibandingkan tingkat kemiskinan provinsi. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh stakeholder pembangunan,” paparnya.

“Namun, kita tidak boleh berpuas diri karena tantangan ke depan semakin kompleks. Pembangunan harus inklusif, merata, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dalam penyusunan RKPD 2027. Setiap perangkat daerah diharapkan menyusun program yang fokus, berdampak nyata, serta aktif memberikan masukan demi mendukung prioritas pembangunan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Gowa, Sujjadan, menyebut Musrenbang RKPD merupakan tahapan penting dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan yang melibatkan berbagai pihak.

“Tujuan kegiatan ini adalah menampung berbagai masukan dan usulan dari stakeholders dalam rangka penajaman, penyelarasan, dan penyempurnaan rancangan RKPD Tahun 2027 yang diharapkan terhimpunnya masukan terkait program strategis daerah yang mendukung prioritas nasional, provinsi, dan kabupaten,“ katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Fahmi Adam, turut menyampaikan pokok-pokok pikiran DPRD yang merupakan hasil serapan aspirasi masyarakat melalui reses dan rapat dengar pendapat.

“Pokok-pokok pikiran ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi merupakan cerminan kebutuhan riil masyarakat, mulai dari infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat kecil,” sebutnya.

Ia menegaskan, pokok-pokok pikiran DPRD harus terintegrasi dalam RKPD agar pembangunan benar-benar berpihak kepada masyarakat.

“Kami juga akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, memastikan setiap program terukur, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Gowa juga memberikan penghargaan kepada kecamatan dan SKPD terbaik dalam penyusunan dokumen perencanaan tahun 2026. Kecamatan terbaik meliputi Somba Opu, Bajeng, Barombong, Biringbulu, Parangloe, dan Bontomarannu. Sementara itu, SKPD terbaik antara lain Bapenda, Dinas Peternakan dan Perkebunan, Dinas Perikanan, BPKD, Dinas PPPA, serta Dinas PUPR Kabupaten Gowa.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis Peter, perwakilan Bappelitbangda Sulawesi Selatan, serta sekitar 250 peserta dari berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, instansi vertikal, perangkat daerah, hingga perwakilan masyarakat, akademisi, dan organisasi sosial. (*)