Dinas Pendidikan Gowa Dukung Penuh Evaluasi Kabupaten Layak Anak 2025

Thursday, 08 May 2025 | 22:50 Wita - Editor: A Nita Purnama - Reporter: Hendra Sahar

BACA JUGA

GOWA, GOSULSEL.COM — Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemenuhan hak-hak anak melalui partisipasi aktif dalam Verifikasi Lapangan Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) 2025 yang digelar secara hybrid di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (07/05/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Gugus Tugas KLA Gowa, Andy Azis, Ketua TP PKK Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gowa, Suryanti Andy Azis, Kepala Kemenag Gowa, Jamaris, serta para pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad, menegaskan bahwa sektor pendidikan memegang peran strategis dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak. “Kami di Dinas Pendidikan terus berkomitmen menyediakan layanan pendidikan yang ramah anak, aman, dan inklusif. Ini adalah bagian dari tanggung jawab moral dan institusional kami,” ujarnya.

PT-Vale

Taufiq juga menyampaikan bahwa keterlibatan lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan program KLA. “Sinergi antara dinas pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan besar dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa verifikasi lapangan ini merupakan momen penting untuk mengevaluasi sejauh mana implementasi program-program perlindungan anak telah berjalan. “Kami berharap hasil evaluasi ini dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan terhadap anak-anak di Kabupaten Gowa,” tutup Taufiq.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Gowa menegaskan kembali komitmennya dalam mewujudkan daerah yang ramah anak serta mendukung penuh agenda nasional perlindungan anak yang dicanangkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.(*)


Tags: