#TRENDING

BI Sulsel Edukasi Siswa SMAN 1 Sinjai Tentang Transaksi Digital Melalui ‘BI Mengajar’

Wednesday, 19 August 2026 | 20:35 Wita - Editor: Agung Eka -

BACA JUGA

SINJAI, GOSULSEL.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar program ‘BI Mengajar’ di SMA Negeri 1 Sinjai, Rabu (19/8/2026).

Pada kesempatan tersebut, BI Sulsel memberikan kelas Wawasan Kebanksentralan kepada ratusan siswa yang hadir. Kegiatan ini disambut antusias oleh mereka.

Adapun yang menjadi pemateri adalah Satriani Oktavia dari tim P2DD BI Sulsel Divisi Sistem Pembayaran Non Tunai.

PT-Vale

Kegiatan ini bertujuan mengedukasi pelajar tentang transaksi non tunai yang aman, cepat, dan efisien, sekaligus mengenalkan peran Bank Indonesia di tengah masyarakat.

Satriani lalu melontarkan sejumlah pertanyaan. Mulai dari “apakah di Bank Indonesia bisa menyimpan atau meminjam uang”, “ada berapa kantor Bank Indonesia di Sulawesi Selatan”, hingga “apa kepanjangan dari QRIS”.

Siswa SMAN 1 Sinjai, Nurman, berhasil menjawab bahwa kantor BI Sulsel hanya satu dan berkedudukan di Makassar. Jawabannya disambut tepuk tangan teman-teman.

Satriani Oktavia kemudian meluruskan pemahaman siswa tentang peran BI.

“Bank Indonesia bukan tempat menyimpan atau meminjam uang. Bank Indonesia adalah bank sentral yang menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter untuk mengendalikan peredaran uang. Juga mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran nasional,” jelasnya.

Sementara itu, menurut Sekretaris Bapenda Sinjai A. Husdiansyah, kegiatan ini menjadi ajang untuk mengajak para pelajar beralih ke transaksi non tunai.

“Ayo kita bertransaksi non tunai karena banyak manfaat khususnya untuk para pelajar. Salah satunya mencegah peredaran uang palsu, dan kemudahan lainnya,” ujarnya.
Interaksi langsung dengan siswa menjadi daya tarik utama.

Wakasek Bidang Kurikulum SMA Negeri 1 Sinjai, Takdir Kahar juga menilai kegiatan ini sangat bermanfaat.

“Ini kegiatan yang sangat luar biasa karena mengedukasi seratus orang siswa kami yang hadir di acara ini untuk lebih memahami tentang Bank Indonesia. Ini juga memiliki korelasi dengan mata pelajaran di kelas. Untuk anak-anakku, kalian bisa langsung bertanya ke ahlinya,” katanya.

Melalui ‘BI Mengajar’, diharapkan para pelajar Sinjai semakin melek literasi keuangan dan terbiasa menggunakan sistem pembayaran non tunai yang aman di era digital. (*)