Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku Hadirkan ATM Emas di Makassar, Cetak Emas Fisik Hanya Tiga Menit
MAKASSAR, GOSULSEL.COM – PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI SulSelBarRa Maluku terus bertransformasi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat berinvestasi emas.
Transformasi itu diwujudkan melalui inovasi ATM Emas. Mesin ini mampu mencetak saldo emas digital di aplikasi Tring! by Pegadaian menjadi emas batangan fisik.
Masyarakat tidak perlu menunggu lama lagi untuk mencetak emas. Hanya butuh 1 sampai 3 menit untuk mencetak emas batangan fisik di ATM Emas.
Di Kota Makassar, ATM Emas tersedia di Pegadaian Cabang Malimongan Baru, Jalan Pongtiku. Dan bakal terus bertambah di cabang lain di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.
Regional CEO PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBaRa Maluku, Praktikno menyampaikan inovasi ini menjadi bagian dari upaya mengamankan aset emas masyarakat.
”Inilah yang kami sebut sebagai Seamless Gold Experience. Aksesnya cepat di layar ponsel, namun wujud fisik asetnya tetap nyata dan aman berada di genggaman nasabah sebagai Financial Safety Net atau jaring pengaman finansial keluarga,” jelas Pratikno.
Melalui inovasi itu, Pratikno juga menegaskan bahwa Pegadaian kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai tempat penyelesaian masalah keuangan saat terdesak (crisis-driven). Lebih dari itu, Pegadaian telah bertransformasi menjadi mitra strategis masyarakat dalam mengelola peluang dan portofolio keuangan (opportunity-driven).
“Transformasi utama kami adalah bergeser dari sekadar Gold Access menjadi Gold Experience. Kami tidak hanya menjual produk emas atau memberikan pinjaman, melainkan menciptakan pengalaman menyeluruh bagi nasabah dalam mengamankan dan mengembangkan aset mereka secara mudah, aman, dan relevan,” tambah Pratikno.
Presisi Pelayanan Berbasis Kecerdasan AI
Di balik kemudahan layanan tersebut, Pegadaian turut memanfaatkan platform kecerdasan buatan internal yang terintegrasi dengan sistem Customer Relationship Management (CRM) dan data analitik terpadu.
Sistem AI bertugas mengolah data perilaku, preferensi, dan kebutuhan nasabah untuk menghasilkan segmentasi pasar yang sangat presisi (AI Segmentation). Dengan demikian, penawaran produk yang disampaikan kepada masyarakat tidak lagi bersifat masal, melainkan sangat personal dan sesuai dengan momentum kebutuhan masing-masing individu (Right Offer, Right Customer, at the Right Moment).
”Teknologi AI membantu kami memahami nasabah secara lebih mendalam. Kami ingin memastikan bahwa setiap solusi keuangan yang kami tawarkan benar-benar memberikan nilai tambah (meaningful value) bagi rencana masa depan keluarga Indonesia,” tambah Pratikno.
Melalui sinergi antara keandalan aplikasi digital Tring!, kemudahan ATM Emas, dan presisi AI, PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku optimis dapat terus mendorong literasi keuangan, memperkuat ketahanan ekonomi kerakyatan, serta membawa wilayah Sulawesi dan Maluku menuju pencapaian yang semakin hebat. (*)