Pemkab Gowa Gandeng BRI Perkuat Sistem Pembayaran Digital untuk Dongkrak PAD
GOWA, GOSULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui transformasi layanan digital. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Jasa Layanan Perbankan berbasis API (BRIAPI).
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Ruang Rapat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Gowa, Senin (03/08/2026), dan dirangkaikan dengan High Level Meeting Pendapatan Daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, mengatakan kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan sistem pelayanan publik yang lebih modern sekaligus memperkuat pengelolaan pendapatan daerah.
“Melalui kerja sama ini, kita tidak hanya membangun hubungan kelembagaan, tetapi juga membangun kepercayaan, membangun sistem, dan membangun kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi layanan daerah,” ucap Andy Azis.
Menurutnya, pemanfaatan layanan BRIAPI membuka peluang bagi Pemkab Gowa untuk mengintegrasikan sistem pembayaran daerah secara lebih efektif. Selain mempercepat proses transaksi, sistem tersebut juga dinilai mampu mempermudah rekonsiliasi keuangan dan meningkatkan ketepatan pengelolaan penerimaan daerah.
“Ini adalah bentuk sinergi yang sangat relevan dengan kebutuhan pemerintah daerah yang semakin dituntut untuk cepat, tepat, aman, dan akuntabel,” jelas Andy Azis.
Andy Azis menilai High Level Meeting Pendapatan Daerah yang digelar bersamaan dengan penandatanganan PKS juga menjadi wadah strategis untuk menyamakan langkah serta memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dan mitra kerja dalam mengoptimalkan pendapatan daerah.
Ia optimistis kolaborasi antara Pemkab Gowa dan BRI akan memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui layanan pembayaran yang lebih mudah, sistem penerimaan yang semakin kuat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang mendukung kemandirian fiskal daerah.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk memastikan kerja sama tersebut berjalan secara konsisten, tidak berhenti pada tahap penandatanganan, tetapi terus diwujudkan melalui implementasi, evaluasi, dan penyempurnaan berkelanjutan.
“Kita juga ingin menegaskan bahwa penguatan pendapatan daerah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah daerah, BRI, dan seluruh perangkat terkait agar setiap potensi pendapatan dapat dikelola secara optimal,” harap Andy Azis.
Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Gowa, Indra Wahyudi Yusuf, mengungkapkan bahwa kinerja penerimaan pajak daerah selama tiga tahun terakhir menunjukkan tren positif. Pada 2023 realisasi pajak daerah mencapai 100,41 persen dari target, kemudian 100,26 persen pada 2024, dan meningkat menjadi 104,69 persen pada 2025.
Untuk tahun 2026, Pemkab Gowa menargetkan penerimaan pajak daerah sebesar sekitar Rp307 miliar. Menurutnya, target tersebut dapat dicapai apabila seluruh perangkat pendukung, mekanisme pelayanan, dan kemitraan strategis berjalan secara optimal.
“Dalam upaya pencapaian tersebut olehnya itu pada kesempatan ini Penandatanganan PKS juga dirangkaikan dengan momentum High Level Meeting Pendapatan Daerah. Forum ini menjadi ruang penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mengoptimalkan pendapatan daerah,” terangnya.
Ia menjelaskan, kerja sama melalui layanan BRIAPI memungkinkan sistem pembayaran daerah terintegrasi secara digital sehingga proses transaksi menjadi lebih praktis. Selain mempercepat penyelesaian pembayaran, sistem ini juga memperkuat mekanisme rekonsiliasi, meningkatkan keamanan data, serta mempermudah penanganan pengaduan masyarakat.
Menurut Indra, kolaborasi tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat fondasi fiskal daerah sekaligus mendukung peningkatan PAD secara berkelanjutan.
Ia berharap seluruh pihak terus menjaga komitmen agar manfaat kerja sama ini benar-benar dirasakan masyarakat.
“Dengan kata lain, kerja sama ini bukan hanya mempermudah layanan, tetapi juga membangun fondasi tata kelola penerimaan daerah yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Regional Wholesale Banking Head RO Makassar, Putri Anggi Aditya Pratiwi, menyampaikan komitmen BRI untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memperkuat sistem pembayaran daerah.
“Kami berharap dengan adanya kerjasama ini bisa meningkatkan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan pembayaran yang mungkin sebelumnya agak susah. Semoga dengan adaya kerja sama ini kami bisa menjadi bagian penting dalam memudahkan masyarakat melakukan pembayaran yang ujungnya harapan kami bisa meningkatkan PAD Kabupaten Gowa,” harapnya.(*)