Bupati Lutim Apresiasi Kehadiran Vale Nickel Corner, Jadi Ruang Literasi Pertambangan Nikel
LUWU TIMUR, GOSULSEL.COM – Vale Nickel Corner, sebuah ruang pembelajaran bagi masyarakat untuk memahami soal pertambangan kini hadir di Luwu Timur (Lutim), tepatnya di Persputakaan Daerah, Malili.
Diinisiasi oleh PT Vale Indonesia, Vale Nickel Corner diresmikan melalui kerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Luwu Timur pada Sabtu (13/9/2025).
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menyambut baik inisiatif ini dan berharap koleksi Nickel Corner terus dikembangkan.
“PT Vale telah beroperasi lebih dari 50 tahun. Sudah saatnya ada literasi komprehensif tentang proses penambangan nikel di Sorowako, dari hulu ke hilir. Ini juga menjadi langkah awal menuju rencana besar kami membangun Museum Dunia Nikel sebagai ikon edukasi dan wisata Luwu Timur, selain danau,” ungkapnya.
Inisiatif ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam Nawa Cita untuk “meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui pendidikan dan pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri.” Vale Nickel Corner menjadi contoh konkret sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mewujudkan visi tersebut.
Plt. Kepala DPK Luwu Timur, Askar, menjelaskan bahwa gagasan pendirian Vale Nickel Corner telah digagas sejak 2023 sebagai bagian dari program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).
“Perpustakaan kini bukan hanya tempat membaca buku, tetapi menjadi ruang berbagi pengalaman, pembelajaran kontekstual, dan pelatihan keterampilan kerja,” ujarnya. Terlebih arus kemajuan teknologi informasi kian mendominasi dan perlahan menyisihkan peran buku sebagai sumber utama pengetahuan.
Direktur External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menambahkan bahwa kehadiran Vale Nickel Corner merupakan bentuk keterbukaan perusahaan terhadap publik.
“Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda, memahami tidak hanya proses produksi, tetapi juga komitmen kami terhadap lingkungan dan kontribusi sosial di komunitas sekitar,” jelasnya.
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menyambut baik inisiatif ini dan berharap koleksi Nickel Corner terus dikembangkan.
“PT Vale telah beroperasi lebih dari 50 tahun. Sudah saatnya ada literasi komprehensif tentang proses penambangan nikel di Sorowako, dari hulu ke hilir. Ini juga menjadi langkah awal menuju rencana besar kami membangun Museum Dunia Nikel sebagai ikon edukasi dan wisata Luwu Timur, selain danau,” ungkapnya.
Plt. Kepala DPK Luwu Timur, Askar, menjelaskan bahwa gagasan pendirian Vale Nickel Corner telah digagas sejak 2023 sebagai bagian dari program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).
“Perpustakaan kini bukan hanya tempat membaca buku, tetapi menjadi ruang berbagi pengalaman, pembelajaran kontekstual, dan pelatihan keterampilan kerja,” ujarnya. Terlebih arus kemajuan teknologi informasi kian mendominasi dan perlahan menyisihkan peran buku sebagai sumber utama pengetahuan.
Direktur External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menambahkan bahwa kehadiran Vale Nickel Corner merupakan bentuk keterbukaan perusahaan terhadap publik.
“Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda, memahami tidak hanya proses produksi, tetapi juga komitmen kami terhadap lingkungan dan kontribusi sosial di komunitas sekitar,” jelasnya.
Sebagai bagian dari MIND ID, PT Vale mengambil peran aktif dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis inklusi sosial melalui penyediaan fasilitas edukatif yang menggabungkan literasi, teknologi, dan informasi industri. Vale Nickel Corner menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, sejalan dengan arah pembangunan nasional.
Selain itu, sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, PT Vale terus mendorong peningkatan kualitas SDM melalui berbagai program edukasi, pelatihan, dan pengembangan kapasitas masyarakat. Vale Nickel Corner dimaksudkan menjembatani semangat kolaborasi dan investasi sosial perusahaan dalam membangun masa depan yang lebih cerdas, inklusif, dan berkelanjutan. (*)