#TRENDING
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, saat menyalurkan langsung beras bantuan pemerintah kepada warga Kecamatan Parigi, Selasa (22/09/2026)

Kunker ke Parigi, Bupati Gowa Bawa Bantuan Beras dan Sertifikat Tanah

Wednesday, 23 September 2026 | 23:13 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

GOWA, GOSULSEL.COM — Warga Kecamatan Parigi mendapat sejumlah layanan dan bantuan dalam kunjungan kerja Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, Selasa (22/09/2026).

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kabupaten Gowa untuk menghadirkan sejumlah program langsung di tengah masyarakat. Mulai dari penyaluran beras bantuan pemerintah, pembagian sertifikat tanah, pelayanan kesehatan, hingga Gerakan Pangan Murah.

Untuk bantuan pangan, beras yang dibagikan merupakan alokasi tiga bulan sekaligus, yakni Juli, Agustus, dan September 2026. Setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) memperoleh 10 kilogram beras per bulan atau total 30 kilogram untuk tiga bulan.

PT-Vale

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat penting untuk mengetahui secara langsung kondisi dan kebutuhan warga.

“Kami ingin bertemu langsung dengan masyarakat Gowa. Hari ini kami turun untuk menyalurkan bantuan pangan berupa beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September, masing-masing 10 kilogram sehingga total 30 kg per PBP (Penerima Bantuan Pangan),” jelasnya.

Data penerima bantuan pangan di Kabupaten Gowa juga mengalami perubahan. Untuk alokasi Juli hingga September 2026, tercatat 73.780 PBP yang menerima bantuan. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan alokasi Februari dan Maret yang mencapai 70.944 PBP, dengan kenaikan sekitar 3,99 persen.

Bupati berharap bantuan yang diterima masyarakat dapat digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, hidup lebih layak dan sejahtera untuk Gowa yang lebih maju,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga menyerahkan sertifikat tanah kepada warga melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Di Kecamatan Parigi, penerima sertifikat PTSL mencapai sekitar 2.300 orang. Namun, proses penyerahannya dilakukan secara bertahap. Dalam kunjungan kali ini, sebanyak 100 sertifikat diberikan langsung kepada masyarakat.

Bupati Sitti Husniah Talenrang menyebut sertifikat tersebut memiliki fungsi penting bagi masyarakat karena menjadi dokumen resmi yang memberikan kepastian terhadap status kepemilikan tanah.

“Ini untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum terhadap lahan yang dimiliki masyarakat, sehingga bapak dan ibu memiliki bukti kepemilikan yang sah,” sebutnya.

Rangkaian kunjungan tidak berhenti pada penyerahan bantuan dan sertifikat. Bupati juga menyempatkan diri melihat sejumlah kegiatan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Pelayanan kesehatan melalui sunatan massal menjadi salah satu kegiatan yang ditinjau. Bupati juga mengunjungi sekolah untuk melihat proses belajar mengajar serta meninjau Gerakan Pangan Murah yang menyediakan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Camat Parigi, Abd Latif, mengatakan berbagai kegiatan yang dibawa dalam kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dalam kegiatan ini yang utama adalah silaturahmi, bagaimana pemerintah bisa bertemu langsung dengan masyarakat. Selain penyerahan bantuan pangan, juga ada bantuan sosial dan penyerahan PTSL kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dari sisi penyaluran pangan, Koordinator Bantuan Pangan Kabupaten Gowa Perum Bulog Cabang Makassar, Irianto, menyampaikan bahwa distribusi bantuan di Kecamatan Parigi mencakup 842 PBP.

Untuk dua desa yang menjadi lokasi penyaluran, Desa Majannang tercatat memiliki 132 PBP, sedangkan Desa Bilanrengi sebanyak 125 PBP.

Secara keseluruhan, penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Juli hingga September di Kabupaten Gowa telah berjalan sekitar 76 persen. Bulog menargetkan seluruh penyaluran selesai pada akhir September sebelum memasuki periode bantuan berikutnya.

“hingga saat ini penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Juli-September di Kabupaten Gowa telah mencapai sekitar 76 persen. Targetnya sampai akhir September sudah harus rampung karena selanjutnya akan kembali disalurkan untuk alokasi Oktober sampai Desember,” sebutnya. (*)