Balaikota Makassar.
#

Soal Relokasi Jalan Nusantara, Arif : Pemkot Harus Pikir Baik-baik

Selasa, 01 Maret 2016 | 18:19 Wita - Editor: Syamsuddin - Reporter: Evi Novitasari - Go Cakrawala

Makassar, Gosulsel.com – Rencana relokasi Jalan Nusantara menjadi kawasan kuliner ditanggapi pesimis oleh pengamat pemerintahan, Arif wicaksono.

Menurutnya, tempat hiburan malam (THM) adalah sumber pendapatan daerah (PAD) Pemerintah Kota (Pemkot) dengan pajak paling besar, jika direlokasi maka Pemkot harus mencari ide atau sumber PAD baru.

pt-vale-indonesia

“Rencana itu sangat dilematis, bagai makan buah simalakama orang tua kita bilang. Dimakan mati, tidak dimakan mati. Jadi, sebaiknya dibicarakan dulu dengan pihak-pihak yang terkait seperti DPRD. Kalau dikatakan ingin mengurangi jumlah tempat hiburan malam, PAD Pemkot justru ditunjang oleh pajak THM” kata Arief, Selasa (1/3/2016).

Lanjut, Arif khawatir rencana tersebut, bakal dinilai masyarakat sebagai pencitraan Pemkot Makassar.

“Selain itu, ada tidak secara konsepsional dan operasional hal itu dalam RPJMD Kota. Jika tidak ada, maka jangan-jangan nanti akan muncul citra “ikut-ikutan” Jakarta dan Surabaya dengan Kalijodo dan Dolly-nya. Saya kira, pak Walikota itu punya ide-ide yang orisinil, jadi jangan sampai Pak Wali kemudian dikatakan lagi melakukan “pencitraan”. Hal ini akan merugikan Pemkot,” katanya.

Halaman:

BACA JUGA