Ilustrasi

Supratman Ngaku Bunuh Seniornya di Mapala STIEM Bongaya Usai Isap Lem

Kamis, 31 Maret 2016 | 16:58 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Risal Akbar - Go Cakrawala

“Saya dimarahi, baru dibawa untuk minum setelah itu disuruh push up dan disiram dengan alkohol,” tuturnya.

Ia menceritakan setelah dihukum oleh korban dan rekannya yang tak lain adalah seniornya, mereka pun kembali ke sekretariat yang berada di luar kampus Stiem Bongaya

pt-vale-indonesia

Korban dan terdakwa pun kembali bertemu di sekretariat mapala yang berada di luar kampus.

“Waktu pulang saya diberhentikan ddijalan, jadi saya tanya, kenapa ko ?, dan dia bilang kalau saya tidak hormati dia dan dia tampar saya, jadi saya keluarkan badik yang selalu saya bawa di kantong celana ku,” paparnya.

Iapun menikam korban berulang kali hingga badik yang digunakan tersebut bengkok dan baju yang digunakan berlumuran darah korban.

Halaman:

BACA JUGA