Uang Panai’, Antara Sakralitas dan Gengsi Pernikahan Bugis-Makassar

Minggu, 19 Juni 2016 | 15:46 Wita - Editor: Irwan Idris -

Penilaian awam selalu menempatkan perempuan sebagai pihak yang salah bila rencana pernikahan gagal karena tingginya uang panaik. Dalam hal ini, pihak laki-laki mesti adil menilai diri sendiri, bahwa pihak perempuan ingin melihat usaha dan keseriusan membangun rumah tangga bersama perempuan yang dikasihinya.

pt-vale-indonesia

Halaman:

BACA JUGA