(FOTO: Ikan Goerameh gosong di Roemah Podjok/Jum'at,28 Oktober 2016/Andi Nita Purnama/Gosulsel.com)
#

Menyinggahi Roemah Podjok, Menyesap Nikmatnya Goerameh Gosong

Jumat, 28 Oktober 2016 | 11:30 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com — Jika pernah ke Anjungan Pantai Losari, pasti Anda pernah melewati Jalan Datu Museng. Jalan ini adalah sentra kuliner Kota Makassar karena banyaknya tempat makan yang enak di kiri-kanan jalannya.

Salah satu referensi tempat makan di Jalan Datu Museng yaitu rumah makan yang berada di pojokan bernama Roemah Podjok. Rumah makan ini terlihat sangat menarik dari luar. Kesan klasik tergambar dari bahan bangunannya yang menggunakan kayu.

pt-vale-indonesia
(FOTO: Roemah Podjok di Jalan Datu Museng bernuansa khas Jawa/Jum'at, 28 Oktober 2016/Andi Nita Purnama/Gosulsel.com)

(FOTO: Roemah Podjok di Jalan Datu Museng bernuansa khas Jawa/Jum’at, 28 Oktober 2016/Andi Nita Purnama/Gosulsel.com)

Saat Anda masuk, pernak pernik khas Jawa akan menjemput pandangan mata. Selain itu, alunan musik yang dimainkan juga merupakan instrumen musik Jawa yang merdu-tenang.

Saatnya mengintip menu rumah makan ini. Ternyata, di pilihan menunya, tempat yang homey ini menyajikan makanan-makanan yang kebanyakan berasal dari tanah Jawa. Tak hanya itu, masakan dari Bali dan Ambon juga terpampang di lembaran menu pilihan tersebut.

Rumah makan ini buka dari pukul 10.30 pagi hingga 11 malam setiap hari. Seperti kebanyakan rumah makan lainnya, pengunjung juga akan terlihat ramai pas jam makan siang sini.

(FOTO: Roemah Podjok di Jalan Datu Museng bernuansa khas Jawa/Jum'at, 28 Oktober 2016/Andi Nita Purnama/Gosulsel.com)

(FOTO: Roemah Podjok di Jalan Datu Museng bernuansa khas Jawa/Jum’at, 28 Oktober 2016/Andi Nita Purnama/Gosulsel.com)

“Setiap hari buka. Ramainya kalau siang di jam 12. Malam jagoannya Hari Sabtu dan Minggu. Pelanggan kami dari semua kalangan. Suasannya kan bagus untuk nongkrong jadi orang suka nongkrong-nongkrong di sini,” ujar Kasir Roemah Podjok, Vini Juwita, Rabu (26/10/16).

Pada daftar menu Anda akan menemukan penggunaan ejaan lama yang terdapat pada setiap nama menunya. Ini dimaksudkan untuk menambah kesan klasik di rumah makan ini.

(FOTO: Roemah Podjok di Jalan Datu Museng bernuansa khas Jawa/Jum'at, 28 Oktober 2016/Andi Nita Purnama/Gosulsel.com)

(FOTO: Roemah Podjok di Jalan Datu Museng bernuansa khas Jawa/Jum’at, 28 Oktober 2016/Andi Nita Purnama/Gosulsel.com)

Makanan favorit para pelanggan yaitu Goerameh gosong. Hampir setiap pelanggan yang berkunjung pasti memesan menu andalan satu ini. Makanan ini bernama Goerameh gosong bukan karena ikannya yang gosong, tapi karena warnanya yang hitam karena penggunaan kecap yang menyebabkan ikannya terlihat gosong.

“Goerameh gosong itu hitam penuh dengan kecap. Ikannya digoreng terus dibakar lalu dikasi kecap. Harganya Rp 85 ribu satu porsi, ikan ukuran sedang, porsi 3-4 orang,” tambah Vini Juwita.(*)

(FOTO: Roemah Podjok di Jalan Datu Museng bernuansa khas Jawa/Jum'at, 28 Oktober 2016/Andi Nita Purnama/Gosulsel.com)

(FOTO: Roemah Podjok di Jalan Datu Museng bernuansa khas Jawa/Jum’at, 28 Oktober 2016/Andi Nita Purnama/Gosulsel.com)

 


BACA JUGA