Tak Hiraukan Edaran Kemenristek Dikti, Mahasiswa Ini Aksi Gunakan Atribut Kampus

Sabtu, 05 November 2016 | 09:00 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Ahmad Syadiq - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Sebelum aksi 4 November, Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia mengeluarkan surat edaran yang menghimbau dan melarang mahasiswa turut melakukan aksi dengan menggunakan simbol kampusnya.

Namun sejumlah Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia justru abai dan menggunakan almamater hijaunya untuk turun dalam aksi unjuk rasa tangkap dan penjarakan Ahok di Fly Over Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Jum’at (4/11/2016).

pt-vale-indonesia

Firmansyah selaku Kordinator Aksi mengatakan penggunaan almamater ini justru malah menunjukkan bahwa UMI yang nota benenya merupakan Kampus Islami menyatakan sikap akan penistaan agama oleh Ahok.

Bahkan ia menyebut larangan Kemenristek Dikti justru membatasi tugas dan fungsi mahasiswa selaku moral of force, belum lagi surat edaran jika memaksakan diri untuk melakukan pelarangan. Firmansyah mengaku hal tersebut sangat bertentangan dengan UUD 45, yang memberikan kewenangan kepada siapapun untuk menyampaikan aspirasi.

“Kalaupun ada sanksi, saya kira itu hal lucu, sebab surat edaran sama sekali tidak bisa menentang UUD, saya kira kalau ada sanksi saya berani jalani konsekuensinya,” tukasnya.

Halaman:

BACA JUGA