Disoroti Dewan, Ini Kata Kadinsos Makassar

Senin, 16 Januari 2017 | 17:33 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

“Publik harus melihat realitas, bahwa tidak maksimal karena tidak bisa kita tampung, itu ruangan saya di bawah, hanya ukuran 2 kali 2 meter,” kata Mukhtar sambil menunjuk ruangan tersebut.

Dia menceritakan bahwa, saat ini pihaknya memaksimalkan pelayanan sosial. Bahkan hal-hal yang tidak diatur dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) pun pihaknya lakukan untuk memaksimalkan pelayanan.

pt-vale-indonesia

“Orang gila saja kita mandikan, apalagi kalau begitu (Anjal) tindakiji. kita mandikan, kita potong rambutnya, meski tidak ada dalam SOP, tapi itu adalah pelayanan. Kita optimalkan pelayanan,” pungkasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa untuk mengurangi anjal, mestinya harus dengan solusi cerdas, diantaranya harus didukung dengan fasilitas yang memadai serta menyesuaikan dengan karakter dan budaya di masing-masing daerah.

“Saya bahkan berfikit realitas Makassar ini beda dengan Surabaya, karakter dan budaya kita berbeda, makanya itu semua harus kita sesuaikan,” tuturnya. (*)

Halaman:

BACA JUGA