Dukung Industri Kreatif, Wagub Wacanakan Perkampungan Seni & Mode

Senin, 27 Maret 2017 | 13:16 Wita - Editor: Syamsuddin - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, GoSulsel.com – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang meminta kepada Assosiasi Seni Mode Indonesia (ASSEMI) Sulawesi Selatan dan Barat agar membuat atau menciptakan perkampungan seni dan Mode di Makassar. Ini sebagai wadah untuk menampung dan mengorganisir hasil hasil seni dan mode dari para seniman dan perancang mode yang terhimpun dalam organisasi ASSEMI.

Inisiatif Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan itu, bermaksud supaya  ada wadah yang terorganisir dalam bentuk perkampungan bagi pelaku seni dan mode, agar seniman dan perancang mode yang tergabung dalam ASSEMI ini dalam melaksanakan kegiatannya supaya selalu bernilai kreatif yang tinggi, sehingga nantinya juga akan dapat bernilai ekonomi yang tinggi pula.

pt-vale-indonesia

“Apabila kegiatan ASSEMI dikelola dengan baik dan profesional seperti merancang T Shirt ala Sulsel, Mukenah bagi umat Muslimah dan assesoris serta produk mode lainnya yang bernilai etnik lokal, secara ekonomi akan dapat menembus pasar Nasional bahkan Internasional,” kata Agus ketika melantik Pengurus ASSEMI periode 2017 – 2020, sekaligus membuka Musyawarah Besar ASSEMI Sulawesi Selatan dan Barat, di Hotel Grand Clarion Makassar, Senin (27/3/2017).

Orang nomor dua Sulawesi Selatan itu berharap agar ASSEMI terus mengembangkan seni mode di Sulawesi Selatan dengan sering melakukan event atau kegiatan yang berkenaan dengan pengembangan mode, seperti lomba merancang busana muslim dan muslimah menjelang Bulan Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha, dan kegiatan lainnya yang bersentuhan dengan dunia seni dan mode.

Ketua ASSEMI Sulawesi Selatan dan Barat, Syahrial Tato mengatakan bahwa organisasi ASSEMI yang terbentuk pada Tahun 2000, berpusat di Sulawesi Selatan. Dia juga mengatakan bahwa terbentuknya ASSEMI itu didasari  besarnya minat masyarakat Sulawesi Selatan dan Barat untuk menggeluti dan menekuni dunia seni dan mode.

“Saat ini terdapat 10 % dari jumlah pelaku seni yang tergabung dalam ASSEMI adalah pemain film dan sinetron. Bahkan menurutnya beberapa diantaranya telah go Internasional di film yang berjudul Maipa Diapati dan Langit Terbelah,” pungkasnya(*)


BACA JUGA