Periksa Gratis, Tim PKK Gowa Gandeng 80 Dokter Spesialis & Perawat

Selasa, 24 Oktober 2017 | 19:55 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Afrilian Cahaya Putri - GoSulsel.com

Gowa,GoSulsel.com – Sebanyak 80 dokter spesialis dan perawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, Gowa diturunkan memeriksa warga di Dusun Pao, Desa Pao, Kecamatan Tombolopao,Gowa, Selasa (24/10/2017).

Dokter yang didatangkan dalam acara bakti sosial (Baksos) yang digelar oleh tim penggerak PKK Pemkab Gowa bekerjasama dengan RSUD Syekh Yusuf yakni, spesialis mata Obstetri & Ginekologi, penyakit dalam serta anak.

pt-vale-indonesia

Baksos ini dipusatkan di kawasan PLTA Air Terjun Bantimurungna Gallang. Lebih dari 606 warga dari empat desa di kecamatan dalam pemeriksaan itu.Adapun beberapa penyakit yang diperiksa diantaranya penyakit dalam, penyakit anak, kesehatan kebidanan dan kandungan dan kesehatan spesialis mata.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Gowa, Muchlis. Dalam sambutannya, Muchlis menitipkan harapan dengan adanya kegiatan tersebut mampu meningkatkan derajat masyarakat utamanya masyarakat yang kurang mampu dan sulit menjangkau pelayanan kesehatan.

“Ini adalah bentuk upaya pelayanan kesehatan yang dilakukan agar masyarakat dapat langsung merasakan sentuhan pelayanan kesehatan walaupun tanpa ke rumah sakit,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini digelar untuk mengetahui cara memberikan pelayanan dari dokter sehingga bisa lebih dekat dengan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa dr. Salahuddin.

“Kegiatan ini dilaksanakan karena adanya ide dan kreatifitas dari Tim Penggerak PKK. Sehingga kami terinspirasi bagaimana melakukan pendekatan dari dokter spesialis kepada masyarakat. Dan Alhamdulillah ketika teman-teman dokter melihat lokasinya semuanya langsung mau,” katanya.

Ketua Tim Penggerak PKK Gowa Priska Paramita Adnan mengutarakan pemeriksaan kesehatan gratis ini sebagai salah satu bentuk kepedulian PKK. Selain itu tujuannya sebagai upaya meningkatkan preventif terutama bagi ibu hamil.

“Dalam hal ini mengenai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Gowa. Mendekatkan lagi pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang biasanya hanya diperoleh di RSUD syekh yusuf,” ujarnya.

Priska menambahkan, hal ini penting dilakukan untuk menurunkan angka kematian anak dan bayi. Mengingat tahun kemarin, ada dua kasus kematian ibu melahirkan di Tombolopao.

“Ini yang menjadi alasan kenapa baksos dilakukan di Tombolopao. Tadi saja saya baru ketemu sama ibu hamil yang sudah tujuh bulan dan itu pertama kali dia lakukan USG. Syukurlah kita ada baksos ini,” jelasnya.

Priska juga menyempatkan meninjau proses pemeriksaan warga. Bahkan ikut memasangkan kacamata ke seorang ibu-ibu yang mengalami rabun.

Kedepannya diharapkan Secara berkesinambungan, kegiatan ini bisa terlaksana secara merata di seluruh wilayah Gowa, berbagi pelayanan kesehatan spesialistik ke masyarakat.

 


BACA JUGA