Forum CSR Maros Distribusi 1.818 Paket Sembako ke Kaum Dhuafa & Warga Miskin

Rabu, 06 Juni 2018 | 16:24 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

Maros,GoSulsel.com –  Sebanyak 1.818 paket sembako gratis dibagi Forum CSR Maros, di ruang pola Kantor Bupati Maros, Rabu (6/6/2018). Paket sembako ini untuk warga miskin dan kaum dhuafa.

Ketua Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten Maros, Iwan Risdianto menjelaskan pihaknya menyiapkan sekitar 1.818 paket sembako gratis yang diperuntukkan bagi warga miskin. Penyerahan secara simbolis kata dia diberikan kepada 20 orang warga miskin.

pt-vale-indonesia

“Ini merupakan wujud tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat,” sebutnya.

Paket itu lanjut Iwan, berasal dari Perusahaan BUMN, BUMD dan swasta yang ada di Kabupaten Maros,”Jadi dari 1.818 paket itu, yang kita serahkan ke Pemerintah Daerah (Pemda) untuk disalurkan ke fakir miskin sekitar 969 paket. Selebihnya ada perusahaan yang menyerahkan langsung ke masyarakat miskin yang membutuhkan,” jelasnya.

Setekah dilakukan penyerahan secara simbolis, kata dia, mekanisme selanjutnya diserahkan langsung oleh Pemerintah Daerah berdasarkan data warga miskin yang dimiliki pemerintah desa atau kelurahan.

“Kita menyerahkan 20 paket, sementara sisanya yang 900 an pake itu diserahkan langsung Pemda sesuai mekanisme yang ada kepada warga miskin,” katanya.

Satu paket bernilai Rp150 ribu. Dimana berisi beras 5 kg, minyak 2 liter, gula pasir 1 kg, susu kental manis satu kaleng, sirup satu buah, terigu 1 kg, dua bungkus mentega, kerupuk udang 1kg, tiga saset agar-agar, dan satu bungkus biskuit.

“Kita berharap agar bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat atau warga miskin di Maros,” katanya.

Distribusi sembako ini dianggap tepat lantaran menjelang perayaan Idulfitri dimana semua sembako pasti sudah naik.

Sedangkan Bupati Maros, Hatta Rahman mengaku sangat berterimakasih kepada forum CSR Maros yang sudah berpartisipasi. Dimana, lewat forum ini bisa menyatukan CSR perusahaan untuk disalurkan ke warga kurang mampu.

Dia juga mengatakan masih tingginya angka kemiskinan di Maros yang mencapai sekitar 26.026, jangan dijadikan alasan warga untuk senantiasa menerima bantuan.

“Makanya kita harapkan dengan adanya bantuan paket seperti ini tidak dijadikan kebiasaan. Karena kuncinya disini bekerja keras dan berusaha,”katanya.

Sementara Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Maros juga melakukan pemberian zakat, infaq dan sedekah (SIS) kepada 410 petugas kebersihan Pemda Maros dan 200 tukang becak di Maros.(*)