Ancam Pecat Perangkat Kerja Bandel, Gubernur Sulsel: Maafkan Saya Agak Keras

Senin, 10 Juni 2019 | 09:36 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah mengancam akan memberhentikan perangkat kerja yang bandel di lingkup Pemprov Sulsel.

Hal ini disampaikan orang nomor satu Sulsel pada sela-sela sambutan Halal Bihalal Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulsel, Senin (10/6/2019).

NA, akronim namanya meminta semua pegawai dan pejabat kompak bekerja. “Saya tidak ingin punya tim work tapi ada duri dalam daging, ini sangat menggangu kinerja kita. Sembilan bulan kita kasih kesempatan untuk bekerja,” kata Nurdin.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini menegaskan kepada seluruh perangkat kerja untuk tidak menyebar berita dan data bohong. Dia bahkan mempersilakan perangkat kerja bandel untuk hengkang.

“Sekali lagi saya minta hentikan berita dan suplai data yang tidak benar, kalau gentle bilang tidak setuju dan katakan saya akan tinggalkan provinsi. Ini hanya soal ketidaknyamanan atau zona nyaman,” lanjutnya. 

Nurdin bahkan mengancam memecat pejabat yang sering menyebar hoaks. 

“Saya dan pak wagub ini jihad, saya berharap seluruh perangkat bekerja profesional. Kalau tidak menghadap ke saya, akan dihentikan,” tegas Nurdin.

“90 persen PNS adalah pegawai yang memiliki integritas dan kredibel, masa harus rusak karena yang 10 persen ini. Maafkan saya kalau agak keras dan tapi saya harus sampaikan ini,” imbuhnya.(*)


BACA JUGA