Bangun RS di Liukang Tanggaya, Pemprov Siapkan Rp50 Miliar

Kamis, 19 September 2019 | 15:01 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pemprov Sulsel berencana membangun rumah sakit tipe D di Kabupaten Pangkep tepatnya di Pulau Liukang Tangayya. Pembangunan rumah sakit tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat kepulauan mendapat pelayanan kesehatan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Bachtiar Baso mengatakan sedikitnya dibutuhkan anggaran Rp50 miliar rupiah untuk membangun rumah sakit tipe D. Anggaran tersebut masih perkiraan awal, sebab pihaknya masih akan melalukan kajian terkait desain rumah sakit, kapasitas hingga jumlah tempat tidur.

Menurutnya, hal itu harus dipikirkan secara matang mengingat karakteristik rumah sakit di pulau rentan akan kondisi alam berbeda dengan di daratan. Rencananya kontruksi bangunan rumah sakit lebih banyak dari kayu.

“Ini semua yang akan kita bicarakan dan kaji. Ada keinginan Gubernur untuk mendesain rumah sakit itu yang dikondisikan sesuai kondisi pulau. Nah desain-desain itu yang harus kita pikirkan berapa biayanya semua,” katanya, saat workshop pembangunan RS tipe D di Kantor Dinas Kesehatan, Kamis (19/9/2019).



Bachtiar menuturkan pertemuannya bersama Wagub akan menghasilkan rekomendasi berapa anggaran yang dibutuhkan sebelum diserahkan ke DPRD.

“Pertemuan ini semua merekomendasikan nanti dari situ baru kita bisa mengatur kira-kira berapa anggaran kita sampaikan karena pak gubernur untuk disampaikan ke tim anggaran provinsi.  Setelah itu kita sampaikan ke DPRD,” jelasnya.

Beruntung, pembangunan rumah sakit tipe D mendapat dukungan dari DPRD. Bahkan, Bachtiar mengaku bahwa saat ini anggaran tersebut telah disiapkan DPRD hanya saja pihaknya belum berani menerima sebelum studi kelayakan selesai.

“DPRD sangat mendukung ini mereka sudah malah dia sudah siapkan anggaran Rp50 miliar. Enak ini karena DPRD justru yang getol  meminta untuk segera dibangun,” sebutnya.

Lebih jauh Bachtiar mengatakan jika tak ada aral melintang proses desain dapat dilakukan 2020 kemudian berlanjut pada pembangunan fisik di  2021 mendatang. 

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan Rumah sakit tipe D ini melengkapi proyek rumah sakit yang menjadi program prioritas Pemprov Sulsel di bawah pemerintahan Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman.

“Pemprov telah merencanakan membangun rumah sakit regional di sejumlah daerah seperti Palopo, Bone dan Parepare. Khusus RS tipe D ini memang sangat dibutuhkan, karena butuh hingga dua hari untuk ke Pangkep dari Liukang Tanggaya,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA