Puluhan warga lansia dan penyandang disabilitas di Kabupaten Gowa ikut senam inklusi dan lansia di Halaman Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Minggu (22/12/2019)

Puluhan Lansia dan Penyandang Disabilitas di Gowa Ikut Senam di HKSN 2019

Minggu, 22 Desember 2019 | 21:38 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Puluhan warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas di Kabupaten Gowa ikut senam inklusi dan lansia di Halaman Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Minggu (22/12/2019).

Kepala Seksi Pemberdayaan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Yasser Azhari mengatakan bahwa senam yang melibatkan lansia dan penyandang disabilitas tersebut merupakan rangkaian dari peringatan Hari Kesetiakawan Sosial Nasional (HKSN) tingkat Kabupaten Gowa.

pt-vale-indonesia

Senam lansia dan inklusi terutama juga melibatkan para pekerja sosial (Peksos) Dinsos Kabupaten Gowa. “Target pada hari ini yang diikutkan di senam inklusi dan lansia itu sekitar 100 orang,” ujarnya.

Lanjutnya, LKSN itu sendiri merupakan hari di mana meningkat kembali atau rasa-rasa kesetiakawanan sosial terhadap para pekerja sosial khususnya yang ada di Kabupaten Gowa.

Selain senam lansia dan inklusi juga diadakan kerja bakti di sekitar Jalan Masjid Raya Sungguminasa dengan melibatkan seluruh Peksos, seperti PKH,  TKSK, Karang Taruna, SLRT, Sakti Peksos, LKSA, LKS dan LK3.

Yasser Azhari yang juga ketua panitia menyebutkan sejumlah rangkaian acara peringatan HKSN tingkat Kabupaten, seperti pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu, donor darah, pemberian sembako, bantuan alat difabel, bantuan usaha produktif untuk karang taruna, launcing layanan khusus pengantar masyarakat miskin atau “Lakemaiki’.

“Jadi rangkaian kegiatannya itu kita sudah mulai beberapa rangkaian kegiatan. Sebelum kegaitan ini ada kita buat bakti sosial berupa bantuan pembangunan rumah untuk rumah tidak layak huni bagi warga miskin,” kata Yasser.

“Dalam puncak peringatan HKSN itu akan dilakukan penyerahan secara simbolis berupa bantuan sembako dan batuan alat difabel bagi penyandang disabilitas. Bantuan kepada penyandang disabilitas bantuan untuk usaha produktif untuk karang taruna, ada juga nanti launching layanan khusus pengantar masyarakat miskin atau ‘Lakemaiki’ kemudian ada juga penyerahan kunci untuk rumah yang telah dibantu teman-teman peksos,” sambungnya.

Kegiatan lain yang akan digelar dalam rangka memperingati HKSN adalah futsal yang melibatkan pekerja sosial di empat kabupaten/kota yaitu Kabupaten Gowa, Takalar, Kota Makassar dan Maros.

“Peserta futsal sendiri kami akan undang empat kabupaten terdekat. Jadi Kabupaten Gowa sebagai tuan rumah, Kota Makassar, Kabupaten Takalar dan Maros. Kita khususkan untuk teman- teman para pekerja sosial. Jadi ini turnamen futsal antar pekerja sosial ada pendamping PKH, SLRT, TKSK, karang taruna ada teman-teman peksos lainnya, jadi ini bukan untuk umum,” tambahnya.(*)


BACA JUGA