BI Sulsel saat menggelar konferensi pers di Hotel Claro, Rabu (12/8/2020)

Melalui Pekan Ekonomi Syariah, Bank Indonesia Dorong Industri Halal

Rabu, 12 Agustus 2020 | 22:18 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel) mendorong Sulsel menjadi industri halal di Kawasan Timur Indonesia. Salah satunya melalui Pekan Ekonomi Syariah (PESyar).

Pekan Ekonomi Syariah merupakan kegiatan BI yang digelar tiap tahun. Tahun ini memasuki tahun keempat dan digelar secara virtual 13 sampai 15 Agustus 2020. Dalam kegiatan kali ini, ada 4 poin yang menjadi tujuan kegiatan.

“Pertama, adanya peningkatan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya makanan halal,” kata Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Sulsel, Endang Kurnia Saputra saat menggelar konferensi pers di Hotel Claro, Rabu (12/8/2020).

Lanjut, Endang menyebut Pekan Ekonomi Syariah bertujuan membentuk kesadaran masyarakat ihwal pentingnya gaya hidup  terkait industri pakaian berlabel halal. Ketiga, Sulsel menjadi industri pariwisata halal. Terakhir, melahirkan Industri syariah.



Potensi Sulsel untuk menjadi industri halal sangat besar. Pasalnya, 98 persen produk sudah tergolong halal.

“Sulsel tertinggi di KTI,  produsennya banyak sekali, Sulampua tergantung di Makassar. Melihat potensi itu, kami bercita-cita menjadikan Makassar sebagai industri halal di Makassar,” kata Endang.

Untuk saat ini, Endang menilai Kota Makassar merupakan kota yang paling siap untuk menerapkan Industri halal di KTI. Selama, kata dia, ada keseriusan.

“Industri halal mampu menjadi pertumbuhan ekonomi baru. Gaya hidup halal perlu didorong, kita akan mendorong putra-putri Sulsel ikut jadi duta wisata program halal,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA