Korban Firman yang tewas disambar petir saat disemayamkan di rumah duka

Pria di Takalar Tewas Disambar Petir

Rabu, 23 Juni 2021 | 00:02 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

TAKALAR, GOSULSEL.COM — Seorang pria berusia 35 tahun bernama Firman Dg Nimbang tewas disambar petir Selasa (22/6/2021). Peristiwa itu terjadi di Kampung Bontoparang, Kelurahan Bontokadatto, Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel) Kabupaten Takalar. 

Kapolsek Polongbangkeng Selatan, AKP Idrus menuturkan kronologi korban disambar petir. Saat itu, korban sedang bertani di sawah.

Ketika hendak pulang, hujan turun. Korban pun berlari. Sekira lima ratus atau satu kilometer dari sawah, korban tersambar petir. 

“Korban mengalami luka bakar dan meninggal dunia. Korban meninggal di TKP,” kata AKP Idrus, Selasa (22/6/2021). 

Terpisah, keterangan dari Kepala Dusun Bontoparang 2, Luntung Dg Tangnga menuturkan, bahwa insiden itu diketahuinya ketika warga setempat melihat korban tergeletak di sekitar sawah. 

“Kejadiannya sekira pukul 13.15 Wita, setelah adanya petir ketika hujan deras tadi. Kira-kira korban yang meninggal ini kena petir kedua,” tuturnya.

Kemudian, ia bersama warga menghampiri korban yang telah tergeletak. 

“Sempat dibantu, warga yang melihat korban langsung melapor ke saya dan kita sama-sama ke sana,” bebernya. 

Setelah diperiksa, ternyata korban sudah tidak bernafas lagi. 

“Ternyata kondisinya sudah tidak bernafas atau meninggal dunia,” jelasnya. 

Dg Tangnga bersama warga kemudian membawa Firman ke rumahnya yang tak jauh dari sawah tempatnya bertani. 

Jarak antara rumah Firman dengan sawah diperkirakan sekira satu kilometer lebih. Tubuh korban mengalami luka bakar. 

Bahkan kata dia, dari leher korban sampai kaki menghitam akibat tersambar petir.

“Kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan tengkurap, tubuhnya luka, seperti luka bakar, belang-belang. Dari leher sampai bagian badan korban hitam,” pungkasnya.(*)

Reporter: Endra Sahab