Soal Chat Diduga Ketua KPU Bone Mark Up Suara Caleg, Bawaslu Sulsel: Lapor Jika Bukti Kuat

Selasa, 28 Mei 2024 | 19:09 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

BONE, GOSULSEL.COM — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan (Sulsel) turut memberikan tanggapan mengenai chat WhatsApp diduga Ketua KPU Bone, Yusran Tajuddin memberikan instruksi penambahan suara atau mark up terhadap salah satu caleg.

Anggota Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad mengaku belum dapat informasi secara detail terkait dugaan chat Ketua KPU Bone. “Saya tidak bisa banyak komentar, karena saya tdk cukup informasi terkait hal itu,” katanya saat dihubungi, Selasa (28/05/2024).

pt-vale-indonesia

Kendati begitu, Saiful Jihad meminta pihak terkait untuk melaporkannya jika sudah punyak bukti kuat terkait dugaan pelanggaran netralitas yang dilakukan penyelenggara pemilu. Bukan cuma di Bone namun juga berlaku untuk daerah lain.

“Hanya jika ada bukti yang kuat terkait sikap atau tindakan tidak netral, silahkan dilaporkan secara resmi ke DKPP, atau lewat Bawaslu untuk diteruskan ke DKPP, karena itu berkaitan dengan perilaku penyelenggara,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, beredar percakapan WhatsApp yang diduga Ketua KPU Bone, Yusran Tajuddin berisikan arahan untuk penambahan suara atau mark up terhadap salah satu calon legislatif.

Dari laporan yang diterima Gosulsel, diduga Ketua KPU Bone, Yusran Tajuddin meminta mark up suara untuk caleg dari DPRD Sulsel bernama Andi Tenri Abeng.

Tidak disebutkan dengan pasti mengenai asal screenshot tersebut. Namun diduga chat tersebut antara Yusran Tajuddin dengan anggota PPK.

And Tenri Abeng merupakan caleg DPRD Sulsel dari Partai Gerindra. Ia berada di daerah pemilihan Bone dengan nomor urut 3. Ia juga merupakan putri dari Pj Bupati Bone saat ini, Andi Islamuddin.

Hingga berita ini diturunkan, reporter Gosulsel berupaya melakukan konfirmasi kepada Ketua KPU Bone, Yusran Tajuddin namun belum mendapat tanggapan.(*)


BACA JUGA