Punya Potensi Besar, Bupati Husniah Ajak Media Promosikan Wisata di Gowa
GOWA, GOSULSEL.COM – Bupati Gowa, Husniah Talenrang mengajak media untuk ikut dalam mempromosikan wisata di Kabupaten Gowa.
Demikian disampaikannya saat buka puasa bersama media di Rujab Bupati Gowa, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini dihadiri puluhan jurnalis dari berbagai media.
Husniah menilai kolaborasi promosi antar media perlu dilakukan agar wisata di Kabupaten Gowa bisa diketahui publik. Tidak hanya Malino, namun masih banyak destinasi lain yang punya potensi besar.
Dia juga meyakini peningkatan jumlah pengunjung pariwisata akan berdampak pada UMKM yang semakin tumbuh sehingga perlu ada publikasi yang massif.
“Kalau UMKM tumbuh, saya yakin pendapatan asli daerah (PAD) kita juga akan bertambah,” katanya.
Di tahun pertamanya bersama Wakil Bupati Gowa, Darmawansyah Muin, Husniah menjelaskan bahwa kunjungan pariwisata di Gowa tetap naik berkat event tahunan Beautiful Malino.
Konsep event yang diubah seperti jadwal pelaksanaan dari yang sebelumnya dua hari menjadi lima hari menjadi pemicunya. Sehingga, memberikan sesuatu yang baru di segala sektor, khususnya pengembangan pariwisata, UMKM dan digitalisasi.
Selanjutnya, dari pelaksanaan lima hari Beautiful Malino ini berhasil menaikkan jumlah kunjungan dari yang sebelumnya sekitar 20 ribu pengunjung menjadi 115 ribu pengunjung.
“Artinya, pemerintah daerah mendapatkan poin positifnya. Bukan hanya pemerintah, tetapi masyarakat di daerah sekitarnya seperti penggiat ekonomi, dan UMKM,” kata Husniah.
Tak sampai disitu, ia mengatakan, pelaksanaan Beautiful Malino ini pun didorong untuk bisa masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN), dan di tahun ini melalui kolaborasi Dinas Pariwisata dan dukungan event organizer Beautiful Malino 2025 (Double Helix), event ini pun berhasil masuk KEN.
“Di sini yang pentingnya saya ini memanggil semua, mengundang teman-teman media, teman-teman influencer untuk menyampaikan keindahan pesona Kabupaten Gowa kepada khalayak ramai. Sehingga Beautiful Malino bukan hanya dinikmati oleh orang Gowa saja, tetapi masyarakat di Sulawesi Selatan pada umumnya,” terang Husniah.
Khusus pada pelaksanaan Beautiful Malino di tahun ini tentunya diharapkan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab dari pelaksanaan tersebut ada evaluasi yang dilakukan. Beberapa indikator yang akan dibenahi nantinya yakni persoalan kebersihan, keamanan dan infrastruktur jalan.
“Seperti kebersihan karena ini tempat wisata. Ini juga menyangkut tentang kenyaman pengunjung. Begitu juga keamanan, ini juga poin penting agar pengunjung tidak was-was lagi saat berkunjung ke sini, terakhir adalah kolaborasi dari semua stakeholder untuk perbaikan jalannya juga ke Malino,” katanya.
Sementara secara umum, trend pertumbuhan pariwisata di periode 2024 hingga 2025 juga mengalami peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data kunjungan wisatawan nusantara ke Kabupaten Gowa mengalami pertumbuhan menjadi 31,11 persen, dari sebelumnya 10,29 persen.
“Ini memicu semangat saya untuk bisa meningkatkan potensi PAD Gowa dan pariwisata Kabupaten Gowa di tempat-tempat lain,” tutup Husniah. (*)