Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Mapparessa Tutu, Senin (23/03/2026)

Bupati Gowa Pererat Silaturahmi dengan Tokoh Lokal, Serap Aspirasi untuk Pembangunan Daerah

Monday, 23 March 2026 | 22:47 Wita - Editor: A Nita Purnama - Reporter: Sri Wahyuni

BACA JUGA

GOWA, GOSULSEL.COM — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, terus memperkuat hubungan dengan para tokoh masyarakat setempat. Hal ini terlihat dari kunjungannya ke kediaman dua sesepuh Gowa, Mallingkai Maknun dan Mapparessa Tutu.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam momentum Idulfitri 1447 Hijriah. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap masukan dan nasihat dari para tokoh yang berpengalaman.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kedekatan yang terjalin menunjukkan hubungan yang sudah lama terbina, bahkan sebelum Sitti Husniah menjabat sebagai kepala daerah.

PT-Vale

Tidak hanya menjadi tradisi tahunan, kunjungan ini juga menjadi ruang diskusi untuk memperkuat arah pembangunan di Kabupaten Gowa. Bupati menilai, peran tokoh masyarakat sangat penting dalam memberikan pandangan dan pengalaman bagi kemajuan daerah.

“Momentum Lebaran ini kita manfaatkan untuk saling mengunjungi, terutama tokoh masyarakat dan orang tua yang menjadi simbol Kabupaten Gowa. Ini juga bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka,” ujarnya, dalam kunjungan, Senin (23/03/2026).

Ia menambahkan, dukungan tokoh masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas pemerintahan agar tetap berjalan dengan baik, aman, dan terarah.

“Kami berharap silaturahmi yang terjalin dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun Gowa yang lebih maju, dengan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” harapnya.

Mallingkai Maknun menyambut baik langkah tersebut dan berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga.

“Bagus sekali kalau ibu selalu bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat. Kita harus saling membantu dalam pemerintahan dan pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Mapparessa Tutu menilai kunjungan tersebut sebagai wujud kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat.

“Ini luar biasa, karena biasanya rakyat yang mengunjungi bupati, tapi ini justru sebaliknya. Kunci keberhasilan ada pada persatuan, koordinasi, dan transparansi,” tuturnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kemampuan pemimpin dalam merangkul masyarakat serta menggerakkan seluruh elemen pemerintahan. (*)


Tags: