Sekretaris Daerah (Sekda) Gowa, Andy Azis Peter, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 yang digelar di Hotel Continent Centrepoint Makassar, Jumat (10/04/2026)/FOTO: Instagram @aazispeter

Pemkab Gowa Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Targetkan Lingkungan Aman dan Ramah Anak

Saturday, 11 April 2026 | 13:21 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus menegaskan komitmennya dalam mewujudkan daerah ramah anak melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 yang digelar di Hotel Continent Centrepoint Makassar, Jumat (10/04/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Gowa, Andy Azis Peter, yang juga Ketua Gugus Tugas KLA, menegaskan bahwa upaya menjadikan Gowa sebagai Kabupaten Layak Anak membutuhkan kerja bersama berbagai pihak, tidak hanya pemerintah.

Menurutnya, rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan anak.

PT-Vale

“Melalui Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak, kita diharapkan dapat memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak,” ujarnya.  

Andy Azis menekankan, anak-anak merupakan aset masa depan yang harus dijaga dan dipastikan tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, serta mendukung perkembangan mereka.

“Anak-anak merupakan masa depan bangsa dan daerah, sehingga harus mendapat perhatian serius agar tumbuh dan berkembang secara optimal,” katanya.  

Ia juga mengajak seluruh peserta rakor untuk berperan aktif memberikan masukan konstruktif serta memastikan hasil pertemuan dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan.

“Dengan kerja sama dan kolaborasi yang kuat, saya optimis Kabupaten Gowa dapat terus meningkatkan kualitas sebagai Kabupaten Layak Anak,” tambahnya.  

Rakor tersebut diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri dari perangkat daerah, instansi vertikal, lembaga masyarakat, dunia usaha, hingga forum anak. Kehadiran berbagai unsur ini diharapkan mampu memperkuat integrasi program perlindungan anak di Kabupaten Gowa.  

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Gowa, Kawaidah Alham, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai forum koordinasi, tetapi juga untuk mengevaluasi capaian program sebelumnya dan merumuskan langkah strategis ke depan.

“Tujuan kegiatan ini antara lain mengidentifikasi capaian dan kendala pelaksanaan KLA, menyusun rencana tindak lanjut, serta memperkuat komitmen lintas sektor dalam mendukung Kabupaten Layak Anak,” jelasnya.  

Melalui penguatan kolaborasi lintas sektor dan evaluasi berkelanjutan, Pemkab Gowa berharap program Kabupaten Layak Anak dapat berjalan lebih efektif dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas perlindungan serta kesejahteraan anak di daerah tersebut. (*)