Ekonomi Sidrap Meledak, Turnamen Domino Bupati Cup II 2026 Sukses Besar Berkat HGI, Omzet UMKM Capai Jutaan Rupiah Hanya Semalam

Thursday, 16 April 2026 | 11:54 Wita - Editor: Agung Eka -

BACA JUGA

SIDRAP, GOSULSEL.COM – Gelaran Open Tournament Domino Nene Mallomo Bupati Cup II 2026 yang berlangsung di Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), tidak hanya menjadi ajang adu strategi bagi para atlet. 

Event besar yang digelar pada 11-12 April 2026 ini terbukti menjadi mesin penggerak ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat setempat, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, hingga pelaku UMKM kecil.

Pantauan di lapangan menunjukkan dampak multiplier effect yang signifikan. Selama dua hari turnamen berlangsung, seluruh hotel, penginapan, hingga rumah kos di pusat kota Sidrap dilaporkan penuh (full booked). 

PT-Vale

Antusiasme peserta yang mencapai lebih dari 3.000 orang dari berbagai provinsi di Sulawesi hingga Kalimantan bahkan membuat sebagian peserta harus beristirahat di masjid karena kehabisan tempat menginap.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke lapak-lapak UMKM yang berjajar di sekitar lokasi acara untuk memastikan perputaran uang di masyarakat. Hasilnya mencengangkan, para pedagang kecil melaporkan lonjakan pendapatan hingga berkali-kali lipat dibandingkan hari biasa.

Dalam interaksi langsungnya dengan para pedagang, Syaharuddin menghitung pendapatan yang diraup pedagang dalam kurun waktu singkat.

“Ini penjual selama satu hari di acara turnamen domino, oh ini dari rokok saja, ini empat juta dua ratus,” ucap Syaharuddin sembari menunjukkan kekagumannya terhadap daya beli pengunjung.

Tidak hanya penjual rokok, pedagang kuliner tradisional juga merasakan dampak manis. “Kalau ini penjual indomie dan burassa, dapat berapa ini, wah dua juta dua ratus, luar biasa penjualannya,” tambahnya saat berbincang dengan pedagang makanan.

Bupati juga mencatat penjualan air mineral yang menembus angka Rp2,4 juta, serta keuntungan luar biasa dari sebuah basecamp gardu kopi yang berlokasi dekat rumah jabatan. “Ini penjual kopi di bascame gardu di dekat rumah jabatan coba kita lihat berapa keuntungannya. Total penjualan selama 2 hari di acara domino semuanya 9 juta,” sautnya dengan nada bahagia.

Keberhasilan ini memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) dan Higgs Games Island (HGI) untuk menjadikan domino sebagai industri sport tourism yang profesional. 

Dengan total hadiah mencapai Rp200 juta pada edisi kali ini, domino tidak lagi dipandang sebagai sekadar permainan rakyat, melainkan kompetisi asah otak berskala nasional.

“Alhamdulillah acara Turnamen domino yang kita gelar membangkitkan ekonomi masyarakat sidrap. UMKM rame, tempat restoran rame, dan semua tempat penginapan dan rumah kos full, bahkan ada yang menginap di masjid,” pungkas Syaharuddin.

Bupati menegaskan bahwa jika dikemas dengan standar profesional dan dukungan medis yang memadai, domino memiliki potensi pariwisata yang besar. “Domino sudah jadi budaya. Kalau dikemas dengan baik, bisa jadi daya tarik wisata,” ujarnya saat membuka acara tersebut.

Melihat kesuksesan besar di seri kedua, HGI bersama Pemkab Sidrap kini tengah menyiapkan ancang-ancang untuk menggelar Turnamen Domino Bupati Cup III. Tidak tanggung-tanggung, kolaborasi ini menargetkan keterlibatan 10.000 peserta, yang akan menjadikannya turnamen domino terbesar yang pernah diselenggarakan.

Rencana mendatang akan dikonsep menyerupai pesta rakyat berskala besar, lengkap dengan hiburan konser musik dan pertunjukan tarian daerah. Langkah ini diambil guna memperluas peluang ekonomi bagi para pelaku seni dan industri hiburan lokal, sekaligus memantapkan posisi Sidrap sebagai kiblat olahraga domino di tingkat internasional.

Diketahui, saat ini PB PORDI, PORDI Jatim Bersama Higgs Games Island (HGI) bakal menggelar Surabaya Domino Tournament pada 18-19 April 2026. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan pertama dari PB PORDI. Padakegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari KONI Jawa Timur. (*)