Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyalurkan 200 paket makanan bergizi kepada keluarga berisiko stunting, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Kecamatan Bajeng, yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Bajeng, Selasa (02/06/2026)/FOTO: humas.gowakab.go.id

Wabup Gowa Salurkan 200 Paket Makanan Bergizi di Bajeng, Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Tuesday, 02 June 2026 | 19:18 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

GOWA, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat berbagai program percepatan penurunan stunting melalui intervensi gizi bagi kelompok yang berisiko mengalami stunting.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Wakil Bupati Gowa sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Gowa, Darmawangsyah Muin, menyalurkan 200 paket makanan bergizi kepada keluarga berisiko stunting, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Kecamatan Bajeng. Kegiatan ini menjadi pelaksanaan perdana program yang dijalankan bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Gowa.

Penyaluran bantuan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Bajeng, Selasa (02/06/2026), dan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan program penanganan stunting menjangkau masyarakat hingga tingkat kecamatan dan desa.

PT-Vale

“Saya hadir langsung untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam penanganan stunting benar-benar berjalan dan dirasakan masyarakat,” ujar Darmawangsyah.

Menurutnya, stunting merupakan persoalan penting yang harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia dan masa depan daerah. Karena itu, seluruh pihak perlu berkolaborasi agar anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup sejak dalam kandungan hingga masa pertumbuhan.

Pada kesempatan tersebut, Darmawangsyah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini berkontribusi dalam percepatan penurunan stunting, mulai dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Dinas PPKB, pemerintah kecamatan, penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), tenaga kesehatan, hingga pemerintah desa dan kelurahan.

“Ini yang terus kami pikirkan dan diskusikan bersama agar persoalan stunting bisa dituntaskan di Kabupaten Gowa. Program pemberian 200 paket makanan bergizi ini merupakan langkah awal yang akan terus kami evaluasi dan kembangkan,” katanya.

Bantuan yang diberikan berisi telur, susu, vitamin, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga penerima manfaat.

Darmawangsyah menjelaskan bahwa bantuan tersebut berasal dari dana pribadinya bersama keluarga sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Gowa.

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap masa depan generasi Kabupaten Gowa. Nilainya mungkin tidak seberapa, namun saya berharap dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus bergerak bersama dalam mencegah dan menurunkan angka stunting,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa upaya penurunan stunting sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pencegahan sejak dini melalui pemenuhan kebutuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Anak-anak kita harus mendapatkan asupan gizi yang baik. Begitu pula ibu hamil dan ibu menyusui yang menjadi prioritas utama karena kondisi kesehatan mereka sangat menentukan tumbuh kembang anak,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap program tersebut, Darmawangsyah menyampaikan komitmennya untuk menjangkau sedikitnya 200 kepala keluarga di setiap kecamatan di Kabupaten Gowa.

“Saya menyisihkan sebagian gaji pribadi untuk mendukung program ini. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab saya sebagai Wakil Bupati Gowa dalam membantu menekan angka stunting,” tegasnya.

Ke depan, Pemkab Gowa akan terus memperkuat program intervensi gizi melalui dukungan anggaran dari APBD Kabupaten Gowa, APBD Provinsi Sulawesi Selatan, serta pemerintah pusat. Selain itu, optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga akan terus dilakukan untuk mendukung penurunan angka stunting.

Dalam kesempatan yang sama, Darmawangsyah turut menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang baru saja diraih Kabupaten Gowa dari Kementerian Dalam Negeri sebagai Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 pada Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dalam rangkaian kegiatan nasional di Kendari beberapa waktu lalu.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam upaya penurunan stunting. Namun capaian ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi agar angka stunting di Kabupaten Gowa terus menurun,” kata Wabup Gowa.

Sementara itu, Kepala UPT PPKB Kecamatan Bajeng, Hj Masnaeni, melaporkan bahwa seluruh bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi oleh Tim Pendamping Keluarga bersama pemerintah desa dan kelurahan.

Dari total 200 penerima bantuan, sebanyak 34 orang merupakan ibu hamil, 30 orang ibu menyusui, dan 136 orang balita.

“Seluruh penerima bantuan telah ditetapkan berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi lapangan sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.

Masnaeni juga melaporkan perkembangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bajeng. Saat ini terdapat 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi, satu SPPG masih dalam tahap survei, dan 10 SPPG telah melayani kelompok prioritas 3B yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Menurutnya, distribusi MBG kepada masyarakat dilakukan oleh kader PKK, kader KB, dan tenaga kesehatan yang sekaligus memberikan edukasi mengenai pemenuhan gizi seimbang serta pola asuh yang baik untuk mendukung percepatan penurunan stunting.

“Prevalensi stunting di Kecamatan Bajeng saat ini berada pada angka 13 persen. Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Wakil Bupati Gowa atas perhatian, kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kecamatan Bajeng,” tutupnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Gowa, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, unsur Forkopimda Kecamatan Bajeng, anggota DPRD Kabupaten Gowa, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Bajeng, kepala puskesmas, penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga, serta tokoh masyarakat setempat. (*)