#TRENDING
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menghadiri Safari Subuh bersama Kapolresta Gowa di Masjid Nurul Hikmah, Dusun Borong Bulo, Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Sabtu (10/10/2026)/FOTO: Instagram @darmawangsyah.muin

Serap Keluhan Warga, Wabup Gowa Usulkan Safari Subuh Dua Kali Sebulan

Sunday, 11 October 2026 | 11:34 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

GOWA, GOSULSEL.COM — Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mengusulkan agar Safari Subuh bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dijadwalkan secara rutin, minimal dua kali dalam sebulan. Selain menjaga hubungan antarpimpinan daerah, kegiatan ini dinilai dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah.

Usulan tersebut disampaikan Darmawangsyah saat mengikuti Safari Subuh bersama Kapolresta Gowa di Masjid Nurul Hikmah, Dusun Borong Bulo, Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Darmawangsyah, pertemuan bersama masyarakat melalui kegiatan keagamaan dapat membuka komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah, unsur keamanan, dan warga. Dengan begitu, berbagai masukan maupun persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat diketahui secara langsung.

PT-Vale

Ia menyebut, kegiatan Subuh Keliling bersama Kapolresta Gowa telah berlangsung dua kali. Ia berharap agenda tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi terus berlanjut sebagai bagian dari upaya menjaga situasi Kabupaten Gowa tetap kondusif.

“Harapan kami, melalui kegiatan ini, kita bisa terus menjaga Gowa agar tetap damai, aman, dan tenteram. Kami juga ingin mendengar masukan dari masyarakat sebagai bahan perhatian pemerintah,” harap Darmawangsyah.

Dalam kesempatan itu, Darmawangsyah turut mengapresiasi masyarakat Kecamatan Bontomarannu yang dinilainya mampu menyikapi berbagai persoalan daerah dengan tenang. Ia mengajak warga mempertahankan kebersamaan dan terus berpartisipasi dalam mendukung program pembangunan di Kabupaten Gowa.

Ia menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak terlepas dari dukungan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan doa, partisipasi, serta masukan warga agar pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Saya berharap masyarakat terus mendoakan dan mendukung Pemerintah Kabupaten Gowa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Pintu kami selalu terbuka untuk mendengar aspirasi masyarakat, dan harapan itu akan terus kami upayakan untuk diwujudkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolresta Gowa mengingatkan jamaah agar senantiasa mensyukuri nikmat iman dan kesempatan melaksanakan salat Subuh secara berjamaah. Ia mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai ibadah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjalankan tanggung jawab dan berinteraksi dengan sesama.

Menurutnya, keikhlasan dalam bertindak, kepedulian terhadap orang lain, serta kemauan untuk berbagi merupakan nilai yang perlu terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.

Kapolresta Gowa juga mengapresiasi kehadiran Wakil Bupati Gowa bersama jajaran Forkopimda dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para pimpinan daerah itu dinilai menjadi bagian dari upaya menjaga silaturahmi dan membangun kebersamaan dengan masyarakat.

“Luruskan niat kita untuk kebaikan. Insyaallah, segala urusan dapat terlaksana dengan baik. Semoga apa yang kita lakukan ini bernilai ibadah,” ungkapnya.

Safari Subuh tersebut diharapkan menjadi salah satu sarana membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjaga hubungan baik antarlembaga di Kabupaten Gowa. Melalui pertemuan langsung dengan warga, pemerintah daerah dan unsur Forkopimda dapat memperoleh masukan yang menjadi bahan perhatian dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan wilayah.

Kegiatan ini turut dihadiri Dandim 1409/Gowa, perwakilan Kejaksaan Negeri Gowa melalui Kepala Seksi Intelijen, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, Kepala Desa Sokkolia, kepala sekolah, para kepala dusun, perwakilan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pengurus Masjid Nurul Hikmah. (*)