Kadisdik Gowa, Taufiq Mursad saat hadir dalam kegiatan Pelatihan Metode Smart Edu untuk guru SMP se-Kabupaten Gowa, yang berlangsung di Gedung De’Bollo Sungguminasa, Selasa (24/06/2025)

Transformasi Pendidikan di Gowa: 182 Siswa dan Ratusan Guru Ikuti Pelatihan Metode Smart Edu

Wednesday, 25 June 2025 | 01:22 Wita - Editor: A Nita Purnama - Reporter: Hendra Sahar

BACA JUGA

GOWA, GOSULSEL.COM — Upaya peningkatan mutu pendidikan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa. Salah satu langkah nyatanya terlihat pada pelatihan metode Smart Edu yang digelar pada Selasa (24/06/2025), yang melibatkan ratusan peserta dari jenjang SMP.

Sebanyak 182 siswa, 102 guru, dan 42 kepala sekolah dari berbagai SMP di Kabupaten Gowa ambil bagian dalam kegiatan pelatihan tersebut. Metode Smart Edu sendiri dirancang untuk mempermudah pembelajaran Matematika dan hafalan Al-Qur’an melalui pendekatan yang terstruktur dan menyenangkan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program unggulan Pemkab Gowa, yaitu Gowa Caradde, yang mendorong inovasi pendidikan berbasis karakter dan kompetensi numerasi.

PT-Vale

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad, menyatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat strategis untuk menjawab tantangan pembelajaran di era digital dan pasca-pandemi.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena menjadi bagian dari transformasi pendidikan di Gowa. Program ini dapat menjadi contoh baik untuk peningkatan mutu belajar siswa, terlebih menggabungkan aspek numerasi dan religiusitas dalam satu metode yang terukur,” ujar Taufiq disela-sela kegiatan pelatihan.

Lebih lanjut, Taufiq menekankan pentingnya kesinambungan dari pelatihan ini agar tak berhenti sebagai program jangka pendek semata.

“Harapan kami, ini bukan hanya sekadar pelatihan, tapi bisa dilanjutkan menjadi praktik nyata di sekolah. Guru dan siswa bisa mengembangkan metode ini untuk menciptakan budaya belajar yang lebih kontekstual dan menyentuh kebutuhan siswa di lapangan,” tambahnya.

Selain memperkaya pengalaman belajar siswa, pelatihan ini juga memberi ruang bagi para guru dan kepala sekolah untuk berkolaborasi dalam menerapkan metode pengajaran yang lebih interaktif dan menyentuh sisi karakter siswa.

“Kami percaya bahwa penguatan karakter dan kemampuan kognitif bisa berjalan beriringan. Karena itu, model seperti Smart Edu ini sangat potensial untuk diterapkan secara luas,” tutup Taufiq.

Dengan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Gowa, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga berakhlak mulia dan siap menjadi agen perubahan di masa depan.(*)


Tags: