Hardinianti saat membuka laptopnya untuk mencari ide promosi melalui ChatGPT/FOTO: AGUNG EKA-GOSULSEL

Telkomsel Hadir di Balik Sukses Digital UMKM Markisa Bintang Jaya

Sunday, 30 November 2025 | 14:39 Wita - Editor: Agung Eka -

BACA JUGA

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Sebuah rumah di lorong kecil di Jalan Deppasawi Dalam, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan silih berganti dikunjungi tamu pada Sabtu sore, 29 November 2025.

Satu tamu terlihat keluar membawa botol kecil bertuliskan Markisa Bintang Jaya. Setelahnya, dua tamu lainnya juga membawa produk yang sama namun dalam kemasan box.

Di balik rumah itu, rupanya Hardinianti (32) menawarkan produk olahan markisanya yang dijadikan sirup dalam kemasan botol kecil dan box. Tamu tersebut adalah pembeli yang sudah memesan melalui media sosial.

PT-Vale

Dini–begitu dia disapa saat itu begitu sibuk melayani pembeli. Dia baru bisa lega menjelang petang sebab waktu salat Magrib sudah hampir tiba.

Markisa Bintang Jaya sendiri merupakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) miliknya yang sudah ada sejak tahun 2001. Namun, baru dia bisa kembangkan setelah mendapatkan pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligent (AI) atau kecerdasan buatan dari Telkomsel.

Bagi Dini, AI bukan lagi sesuatu yang asing atau melekat hanya pada perusahaan besar. Kini, teknologi itu justru menjadi “asisten” yang membantunya bertahan dan berkembang di tengah ketatnya persaingan industri minuman lokal berbahan buah Markisa.

Awal Perjalanan UMKM Markisa Jaya, Buah Lokal yang Menembus Pasar Nasional

UMKM sirup markisa ini sudah hadir sejak 2001. Saat itu, bisnis ini dirintis oleh kedua orang tuanya dengan melihat potensi besar dari buah lokal ini lebih disukai oleh masyarakat Sulawesi Selatan.

Markisa ini hanya bisa tumbuh di dataran tinggi, paling banyak dijumpai di Kabupaten Gowa. Orang tua Dini memasok buah ini dari Malakaji, Kecamatan Tompobulu.

“Di sana buah markisa yang dipanen bagus dan segar jadinya orang tua pesan di Malakaji,” ucap Dini.

Dini sedari kecil sering membantu orang tua untuk memproduksi sirup Markisa. Berkat kebiasaan itu, kini dia sudah melanjutkan bisnis tersebut mulai tahun 2019.

Dia melihat persaingan produk olahan Markisa semakin ketat seiring menjamurnya usaha tersebut. Apalagi di daerah asal buah ini, sudah banyak warga yang ikut menjual sirup dari Markisa.

“Kalau kita lihat di Malino itu banyak sekali penjual Markisa. Saya pun merasa tertantang untuk bisa berkembang,” jelas Dini.

Bertemu AI dari Pelatihan Digital Telkomsel

Perubahan besar dimulai pada 2025 setelah Dini mengikuti rangkaian pelatihan AI dari Telkomsel Regional Sulawesi. Paling baru, dia ikut dalam acara Digital Creative Entrepreneurs (DCE) 5 yang digelar di Kafe Verda, Jalan Bontolempangan, Kota Makassar pada Kamis, 27 November 2025.

DCE kali ini mengusung tema “AI‑Enabled SMEs Growth – How Locals Go Global” dan menyasar UKM dari empat track utama: Fashion, F&B, Personal Care, dan Craft.

Dini kebetulan mendapatkan informasi pelatihan DCE 5 melalui media sosial Instagram @tselsulawesi. Setelahnya dia pun mendaftar hingga akhirnya terpilih menjadi peserta sekaligus diberi kesempatan untuk promosi.

Hardinianti saat membuka laptopnya untuk mencari ide promosi melalui ChatGPT/FOTO: AGUNG EKA-GOSULSEL

“Saya dikasih semacam booth untuk perkenalkan sirup markisa saya. Tidak banyak yang dikasih kesempatan begini,” katanya.

Melalui pelatihan tersebut, dia mendapatkan materi mengenai pemanfaatan AI melalui ChatGPT untuk ide promosi di media sosial. Dengan begitu, dia bisa membuat konten promosi yang lebih kreatif demi menarik minat pembeli.

“Kita bisa maksimalkan penggunaan AI, kita dikasih tahu bagaimana tulis prompt untuk mendapatkan ide promosi yang menarik,” ujar Dini.

Dini mulai terbiasa memanfaatkan AI sejak ikut dalam pelatihan AI yang digelar Telkomsel. Selain mencari ide konten, dia menggunakan ChatGPT untuk menemukan cara terbaik menjawab pesan dari pembeli.

“Saya cari panduan dari AI, karena kan saya masih sendiri, belum ada juga admin,” lanjut Dini.

Dia juga memilih paket promo bundling Telkomsel dengan ChatGPT Go seharga Rp50 ribu. Benefitnya yaitu mendapat kuota internet 3 GB khusus akses aplikasi ChatGPT dan akses berlangganan ChatGPT Go, dan pilihan paket data hingga 100 GB.

Dengan ChatGPT Go, Dini bisa bisa memaksimalkan pemanfaatan AI dengan menulis prompt atau perintah, pembuatan, dan upload gambar per hari hingga 10 kali lebih banyak, serta memori percakapan 2 kali lebih panjang untuk respon yang lebih personal.

“Kalau yang basic, terbatas digunakan. Kebetulan ada paketnya Telkomsel dengan ChatGPT jadi itu dibeli,” jelasnya.

Menjangkau Pasar Nasional Lewat Strategi Digital Cerdas

Berkat AI, UMKM Markisa Bintang Jaya milik Dini sudah semakin dikenal. Dia sudah menjangkau pembeli dari luar Sulawesi Selatan, salah satunya di Samarinda, Kalimantan Timur.

Pencapaian itu merupakan buah dari konsistensi Dini memanfaatkan AI melalui ChatGPT untuk mencari ide konten promosi hingga gaya komunikasi yang baik kepada pembeli.

“Saya juga tahu jam berapa harus upload konten dan bagaimana algoritmanya karena AI,” ucapnya.

Sekarang, Dini sudah mulai berinovasi terhadap produknya. Selain menawarkan kemasan botol kecil berukuran 500 mililiter, 1 liter, dan box isi dua botol kecil, dia juga membuat kemasan ‘ready to drink’ alias siap minum dengan ukuran 250 mililiter.

“Kalau ready to drink ini masih baru tapi sudah mulai ada peminatnya,” tambah Dini.

Hardinianti saat memperlihatkan produk olahan markisanya berupa sirup dan minuman siap saji/FOTO: AGUNG EKA-GOSULSEL

Dengan strategi promosi digital menggunakan AI, omzet usahanya meningkat hingga 30 persen. Berikut dengan rata-rata penjualan 50 botol per bulan.

Dini pun optimis UMKM Markisa Bintang Jaya terus berkembang. Terlebih, jangkauan promosinya sudah meluas hingga Kalimantan.

“Bukan cuma itu, saya mau buah Markisa lebih dikenal orang,” demikian Dini.

Kolaborasi Telkomsel dan ChatGPT Dukung AI Inklusif

Kehadiran paket promo bundling Telkomsel dengan ChatGPT Go merupakan kolaborasi dari perusahaan layanan terkomunkasi terbesar di Indonesia itu bersama OpenAI. Penawaran ini merupakan pertama di Asia Tenggara.

Melalui kolaborasi ini, Telkomsel dan OpenAI berupaya memberikan pengalaman AI yang inklusif dan jaringan terdepan dan terluas Telkomsel yang mudah diakses oleh semua kalangan, termasuk pelaku UMKM seperti Markisa Bintang Jaya.

Telkomsel mengumumkan kolaborasi dengan OpenAI untuk menghadirkan paket promo bundling ChatGPT beberapa waktu yang lalu/FOTO: Dok Telkomsel

“Telkomsel terus mendorong produktivitas dan menginspirasi kreativitas, sekaligus memimpin inovasi berbasis AI yang mengakselerasi kemajuan Indonesia di berbagai sektor,” ujar Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng dikutip dari keterangan resminya beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu, Managing Director of International dari OpenAI, Oliver Jay mengatakan, melalui ChatGPT Go dan akses ke model GPT-5 terbaru, pihaknya ingin menjadikan teknologi AI terdepan sebagai sesuatu yang sederhana, ekonomis, dan bermanfaat bagi semua orang.

“Melalui kolaborasi dengan Telkomsel, kami antusias menghadirkan ChatGPT kepada lebih banyak orang di seluruh Indonesia, membantu mereka menemukan jawaban lebih cepat, mengeksplorasi ide-ide baru, dan membuka berbagai peluang dalam kehidupan sehari-hari,” demikian Oliver.

Adapun paket bundling ini bisa diakses melalui super app MyTelkomsel bagi pelanggan SIMPATI (pascabayar) dan Halo (pascabayar). Harganya mulai Rp50 ribu, sudah termasuk kuota internet 3 GB khusus akses aplikasi ChatGPT, akses berlangganan ChatGPT Go hingga 2 bulan, dan pilihan paket data hingga 10 GB.

Pelanggan juga bisa memilih opsi ChatGPT Go sebagai digital lifestyle benefit atau menukarkan 1.000 Telkomsel Poin untuk berlangganan layanan premium tersebut. Tersedia juga paket ini untuk pengguna baru IndiHome.

Telkomsel terus berkomitmen memberikan pengalaman AI yang terbaik kepada pelanggannya dengan terus menjalin kersajama dengan OpenAI. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari uapaya mendukung kemajuan bangsa dengan pengembangan talenta AI. (*)


Tags:
logo-gosulsel

© 2017 PT Gowa Media Utama, Semua hak dilindungi.