Disdik Gowa Tegaskan Komitmen Penguatan Peran Guru Lewat KONKAB PGRI 2025
MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran strategis guru sebagai fondasi utama peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. Momentum Konferensi Kabupaten (KONKAB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gowa Tahun 2025 dinilai menjadi ruang konsolidasi penting untuk menyatukan visi pembangunan pendidikan yang berkelanjutan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad, menyampaikan bahwa KONKAB PGRI bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga forum strategis yang selaras dengan arah kebijakan Disdik Gowa dalam peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan.
“Guru adalah jantung dari sistem pendidikan. Apa yang dirumuskan dalam KONKAB ini akan menjadi energi besar bagi Disdik Gowa dalam menyusun program peningkatan kompetensi, karakter, dan profesionalisme guru di semua jenjang,” ujar Taufiq.
Ia menambahkan, Disdik Gowa terus mendorong kolaborasi aktif dengan PGRI sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam menciptakan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas. Menurutnya, sinergi ini menjadi kunci dalam menjawab tantangan pendidikan ke depan, termasuk transformasi pembelajaran dan penguatan karakter peserta didik.
Sejalan dengan hal tersebut, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, sebelumnya menekankan bahwa guru memiliki peran fundamental dalam menentukan masa depan bangsa. “Memuliakan guru berarti memuliakan masa depan bangsa. Guru membentuk karakter, cara berpikir, dan kualitas generasi yang kelak akan memimpin Indonesia,” ungkapnya saat membuka KONKAB PGRI Kabupaten Gowa 2025, di Hotel Grand Asia, Makassar, Sabtu (13/12/2025).
Taufiq Mursad menegaskan bahwa pernyataan Bupati Gowa menjadi penguat semangat Disdik Gowa untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru. “Arahan ibu bupati menjadi pegangan kami di Disdik Gowa untuk memastikan guru tidak berjalan sendiri. Pemerintah daerah hadir melalui kebijakan, program, dan dukungan nyata,” tegasnya.
Ia juga berharap KONKAB PGRI Kabupaten Gowa 2025 melahirkan kepengurusan yang visioner dan mampu bersinergi aktif dengan Disdik Gowa. “Kami berharap kepengurusan PGRI ke depan mampu menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi Disdik Gowa, sehingga program-program pendidikan benar-benar berdampak langsung bagi guru dan peserta didik,” tambahnya.
KONKAB PGRI Kabupaten Gowa 2025 diikuti oleh 115 peserta dari 19 cabang PGRI, unsur IGTKI, BGI, serta perwakilan satuan pendidikan dari berbagai jenjang. Agenda konferensi meliputi laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, penyusunan program kerja, serta pemilihan pengurus PGRI masa bakti 2025–2030.
Melalui forum ini, Disdik Gowa berharap terbangun kesepahaman dan langkah bersama untuk mendorong pendidikan Gowa yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing, dengan guru sebagai aktor utama perubahan.(*)