Pertamina Patra Niaga Tambah Suplai LPG 3 Kg ke Bone, Pastikan Distribusi Sesuai Wilayah

Tuesday, 27 January 2026 | 15:19 Wita - Editor: Agung Eka -

BACA JUGA

BONE, GOSULSEL.COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya dalam menjaga ketersediaan LPG subsidi 3 kilogram di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menyusul informasi mengenai kelangkaan yang dirasakan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

Pertamina Patra Niaga melalui SBM Sulselbar VI Gas, Wahyu Purwatmo, telah menyalurkan tambahan suplai LPG 3 kilogram ke wilayah Kabupaten Bone sejak 12 Januari hingga 21 Januari 2026 dengan total sebanyak 38.640 tabung. Tambahan ini termasuk realisasi penyaluran pada hari libur, 16 Januari 2026, sebanyak 24.080 tabung, guna mempercepat pemulihan stok di lapangan.

“Penambahan suplai ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan LPG 3 kilogram bagi masyarakat Bone. Seluruh agen dan pangkalan diarahkan menyalurkan LPG sesuai wilayah kerjanya, yaitu di Kabupaten Bone, sebagaimana ketentuan yang berlaku,” ujar Wahyu Purwatmo.

PT-Vale

Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa alokasi LPG 3 kilogram untuk Kabupaten Bone telah disalurkan sesuai kuota yang ditetapkan. Distribusi dari agen ke pangkalan terus dipantau agar berjalan tertib dan tepat sasaran. Terkait dugaan pengalihan LPG subsidi ke luar wilayah, Pertamina Patra Niaga mendorong sinergi dengan Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan penertiban terhadap pengecer maupun pihak-pihak yang mengambil LPG 3 kilogram dari Bone untuk disalurkan ke wilayah lain, termasuk ke Kabupaten Wajo.

Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyampaikan bahwa penertiban dan pengawasan distribusi LPG 3 kilogram di tingkat pengecer hingga penggunaan akhir berada dalam kewenangan Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum. 

“Pertamina Patra Niaga secara aktif mendukung upaya tersebut melalui penyediaan data penyaluran, koordinasi di lapangan, serta pemenuhan pasokan sesuai alokasi yang ditetapkan, agar LPG subsidi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak di wilayahnya.” jelas T. Muhammad Rum.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus melakukan evaluasi dan monitoring penyaluran LPG 3 kilogram serta memperkuat koordinasi lintas instansi agar distribusi tetap aman, terkendali, dan tepat sasaran. Pertamina juga mengimbau masyarakat sebagai konsumen untuk menggunakan LPG 3 kilogram secara bijak dan tidak berlebihan, serta memastikan penggunaannya hanya untuk sektor-sektor yang berhak menerima LPG subsidi sesuai ketentuan yang berlaku. (*)