Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat melakukan kunjungan ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan di Makassar, Kamis (04/06/2026)/FOTO: humas.gowakab.go.id

Kunjungi BBPJN Sulsel, Bupati Gowa Kawal Usulan Infrastruktur Jalan Prioritas ke Pemerintah Pusat

Friday, 05 June 2026 | 11:44 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten Gowa terus melakukan berbagai langkah untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan sektor pertanian. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan mengawal langsung proses pengusulan program pembangunan jalan ke pemerintah pusat.

Komitmen itu ditunjukkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat melakukan kunjungan ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan di Makassar, Kamis (04/06/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Gowa.

Menurut Husniah Talenrang, dukungan pembangunan jalan sangat dibutuhkan, terutama untuk membuka akses pada wilayah-wilayah yang menjadi sentra produksi pertanian dan kawasan penyangga swasembada pangan.

PT-Vale

“Hari ini kita mengunjungi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional untuk mengawal secara langsung proses terkait kebutuhan infrastruktur di Kabupaten Gowa. Mudah-mudahan tahun ini kita bisa mendapatkan dukungan pembangunan jalan, terutama pada ruas-ruas yang menjadi prioritas,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sebagian besar ruas jalan yang diusulkan berada di wilayah dataran tinggi. Selain menjadi jalur penghubung masyarakat, kawasan tersebut juga berperan penting dalam mendukung distribusi hasil pertanian yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi Kabupaten Gowa.

Karena itu, pemerintah daerah menempatkan pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu agenda prioritas yang terus diperjuangkan selama masa kepemimpinannya. Saat ini, proses pengajuan masih berlangsung dan sejumlah persyaratan administratif terus dilengkapi.

“Ini akan terus kami kawal sampai akhir. Saat ini prosesnya masih berjalan. Beberapa data yang dibutuhkan sudah kami masukkan dan tinggal menunggu finalisasi serta melengkapi dokumen pendukung yang masih diperlukan. Setelah hasilnya keluar, kami akan terus mengawal agar usulan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Gowa dapat terealisasi,” jelasnya.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah, Husniah menegaskan pihaknya tetap optimistis kebutuhan pembangunan jalan di Gowa dapat memperoleh dukungan dari pemerintah pusat.

“Kami harus mengawal karena ini merupakan program prioritas kami selama masa jabatan. Semoga sesuai harapan sehingga kebutuhan infrastruktur masyarakat Gowa dapat terpenuhi,” harap orang nomor satu di Gowa ini.

Sementara itu, Kepala BBPJN Sulawesi Selatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Indra Cahya Kusuma, menyampaikan bahwa pemerintah daerah perlu segera melengkapi seluruh dokumen usulan agar dapat diproses sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Kami berharap usulan dari Kabupaten Gowa dapat segera dilengkapi sesuai persyaratan. Kami akan membantu dan mengawal sepanjang sesuai dengan koridor dan tematik yang diinginkan pemerintah pusat,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa seluruh proposal pembangunan akan dievaluasi melalui sistem aplikasi yang telah disediakan. Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian program terhadap tema pembangunan nasional yang menjadi prioritas pemerintah.

“Tematik yang menjadi perhatian antara lain ketahanan pangan dan energi. Kami berharap seluruh usulan sesuai dengan koridor tersebut. Selesaikan desainnya dengan baik sesuai dengan kebutuhan wilayah,” pungkasnya.

Melalui koordinasi dan pengawalan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Gowa berharap usulan pembangunan jalan yang diajukan dapat segera mendapat persetujuan sehingga mampu memperkuat konektivitas wilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. (*)