#TRENDING

CEO BYD Haka Auto: Masyarakat Mulai Andalkan Mobil Listrik

Sunday, 26 July 2026 | 21:22 Wita - Editor: Agung Eka -

BACA JUGA

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Transformasi menuju mobilitas berkelanjutan di Indonesia dinilai telah berlangsung seiring meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap kendaraan listrik yang kini mulai menjadi pilihan utama dalam membeli mobil baru, demikian disampaikan dalam Talkshow BYD bertema “Mobilitas Masa Depan Dimulai Hari Ini” di Atrium Mal Trans Studio Makassar, Minggu, (26/7/2026).

CEO Haka Auto, salah satu dealer resmi BYD di Indonesia, Hariyadi Kaimuddin, mengatakan pertumbuhan kendaraan listrik dalam dua tahun terakhir menunjukkan perubahan signifikan dalam industri otomotif nasional sehingga masa depan mobilitas Indonesia sesungguhnya telah dimulai saat ini.

“Tahun ini sekitar 20 persen penjualan mobil baru sudah merupakan kendaraan listrik. Tahun sebelumnya masih di bawah 15 persen. Tahun ini kembali meningkat sekitar lima persen, sehingga pertumbuhannya benar-benar eksponensial. Artinya kendaraan listrik semakin diterima oleh masyarakat,” kata Hariyadi.

PT-Vale

Menurut Hariyadi, meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik dipengaruhi berbagai keunggulan yang ditawarkan, mulai dari biaya operasional yang lebih rendah hingga kontribusinya dalam memperkuat ketahanan energi nasional dengan memanfaatkan sumber energi yang tersedia di dalam negeri.

“Selama ini kita masih bergantung pada impor bahan bakar minyak sehingga sangat dipengaruhi fluktuasi harga dunia. Sementara kendaraan listrik menggunakan sumber energi yang kita miliki sendiri, mulai dari air, angin, hingga tenaga surya,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Kalau sebagian besar kendaraan sudah menggunakan listrik, maka ketergantungan terhadap impor bahan bakar akan semakin berkurang. Apa pun yang terjadi di luar negeri, dampaknya terhadap kebutuhan energi kita akan jauh lebih kecil,” seraya menilai peralihan ke kendaraan listrik juga mampu mengurangi polusi udara yang selama ini banyak disumbang sektor transportasi.

Hariyadi juga menepis anggapan bahwa kendaraan listrik masih menjadi produk premium karena perkembangan teknologi membuat harganya semakin kompetitif dibandingkan mobil konvensional, sementara pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terus berkembang pesat berkat meningkatnya minat investasi dari sektor swasta.

Saat ini bahkan tanpa harus didorong lagi, banyak perusahaan swasta yang melihat bisnis stasiun pengisian kendaraan listrik sebagai peluang yang menjanjikan. Karena itu pembangunan SPKLU akan terus bertambah,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Haka Auto telah memperluas jaringan layanan ke berbagai wilayah di Indonesia dalam kurun sekitar dua tahun dan akan terus berekspansi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan listrik dengan menyatakan, “Alhamdulillah, hingga saat ini jaringan kami sudah tersebar di berbagai wilayah dan akan terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan listrik.”