#TRENDING

Hoplin Preschool Hadir di Summarecon Mutiara Makassar, Siapkan Kurikulum Global untuk Anak Usia Dini

Saturday, 04 July 2026 | 21:06 Wita - Editor: Agung Eka -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Hoplin Preschool resmi hadir di kawasan Summarecon Mutiara Makassar, menandai babak baru pendidikan anak usia dini di Makassar. Grand Opening Hoplin Preschool Makassar berlangsung meriah pada Sabtu, 4 Juli 2026, dihadiri oleh jajaran manajemen Hoplin, perwakilan Summarecon Mutiara Makassar, para orang tua, mitra, serta tamu undangan.

Dukungan terhadap kehadiran Hoplin Preschool terlihat dari banyaknya karangan bunga ucapan selamat dari berbagai tokoh dan institusi, termasuk Wali Kota Makassar, Wakil Wali Kota Makassar, Bupati Maros, Bupati Barru, serta sejumlah mitra dan relasi lainnya. Suasana pembukaan yang hangat dan penuh antusiasme mencerminkan besarnya perhatian masyarakat terhadap pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

Hoplin Preschool Makassar menerima anak mulai dari baby usia 8 bulan hingga 6 tahun, sebuah fase penting yang dikenal sebagai golden age. Pada masa emas ini, fondasi karakter, bahasa, kemandirian, kreativitas, sosial-emosional, dan cara berpikir anak berkembang sangat pesat.

PT-Vale

Berbeda dari preschool pada umumnya, Hoplin dikembangkan melalui kajian terhadap praktik terbaik pendidikan usia dini dari Finlandia, Singapura, China, dan Australia. Dari kajian tersebut, lahirlah pendekatan Hoplin yang memadukan joyful learning, purposeful play, inquiry, STEAM, learner profile, developmental milestones, dan life skills dalam pengalaman belajar yang hangat, terarah, dan bermakna. Kerangka akademik Hoplin menempatkan Learning Matrix, Learner Profile, milestone perkembangan, serta practical life skills sebagai bagian penting dari pembelajaran harian anak. 

Yenni Yulita, Presiden Direktur Hoplin, menyampaikan bahwa Hoplin hadir untuk membangun fondasi kehidupan anak, bukan sekadar fondasi akademik.

“Anak-anak adalah benih masa depan. Ketika kita menanamkan keberanian, kemandirian, rasa ingin tahu, kasih, dan tanggung jawab sejak dini, kita sedang menumbuhkan generasi yang bukan hanya pintar, tetapi juga bijaksana, berkarakter, dan bermanfaat bagi dunia,” ujar Yenni Yulita.

Ia menambahkan bahwa di Hoplin, setiap langkah kecil anak adalah lompatan bermakna. Anak belajar menyapa, mencoba sendiri, merapikan kembali, menolong teman, bertanya, berkarya, dan berani tampil. Dari hal-hal sederhana itulah karakter pemimpin masa depan mulai tumbuh.

Petrus Yalim, Direktur Hoplin Preschool, mengatakan bahwa kehadiran Hoplin di Summarecon Mutiara Makassar menjadi bagian dari komitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, modern, dan relevan dengan kebutuhan keluarga masa kini.

“Kami ingin anak-anak Hoplin bukan hanya tahu, tetapi juga bisa melakukan. Bisa berkomunikasi, bisa mandiri, bisa bekerja sama, bisa mencoba lagi saat gagal, bisa menjaga lingkungan, dan bisa memberi dampak positif bagi orang lain,” ujar Petrus Yalim.

Salah satu kekuatan utama Hoplin adalah penekanan pada life skills for future leaders. Di Hoplin, life skills tidak diajarkan sebagai pelajaran tambahan, tetapi dipraktikkan dalam keseharian anak: menyapa dengan percaya diri, mencuci tangan, mengatur barang pribadi, merapikan mainan, menunggu giliran, menggunakan kata-kata sopan, membantu teman, merawat tanaman, menyiapkan makanan sederhana, hingga bertanggung jawab terhadap lingkungan kelas.

Pendekatan ini sejalan dengan keyakinan Hoplin bahwa kepemimpinan anak dimulai dari kemampuan memimpin diri sendiri. Anak belajar menjadi mandiri, peduli, tangguh, kreatif, dan bertanggung jawab melalui rutinitas nyata yang dilakukan berulang, bukan melalui teori semata. Hoplin Life Skills Guide menegaskan bahwa life skills dibangun melalui rutinitas, bermain, inquiry, meal time, komunikasi, refleksi, dan kerja sama keluarga. 

Dengan tagline “Joyful hops, meaningful learning,” Hoplin Preschool Makassar berkomitmen menjadi mitra orang tua dalam mendampingi anak-anak melewati masa emas pertumbuhan mereka. Hadir di Summarecon Mutiara Makassar, Hoplin membawa visi untuk membentuk anak yang joyful, confident, independent, compassionate, creative, resilient, dan siap menjadi pembelajar serta pemimpin masa depan. (*)