#TRENDING

Sulsel Tuan Rumah HUT Dekranas & HKG PKK 2026, Siap Dongkrak Ekonomi Daerah

Thursday, 09 July 2026 | 21:39 Wita - Editor: Dilla Bahar -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memastikan kesiapan menjadi tuan rumah dua agenda nasional, yakni HUT Dekranas ke-46 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang akan berlangsung pada 9–12 Juli 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Makassar dan sejumlah lokasi lainnya.

Ketua Panitia Harian HUT Dekranas, Sukarniaty Kondolele, mengatakan penyelenggaraan tahun ini mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” sebagai upaya memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM, khususnya sektor wastra dan kriya.

Menurutnya, pameran dan rangkaian HUT Dekranas akan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran, pada 10 Juli 2026. Sebelum menghadiri pembukaan di TSM, Selvi dijadwalkan meninjau salah satu lokasi pemberdayaan ekonomi masyarakat di Makassar.

PT-Vale

“Pameran ini diharapkan mampu membawa UMKM naik kelas, tidak hanya berkiprah di tingkat nasional tetapi juga menembus pasar internasional sesuai tema ‘Perajin Mendunia’,” ujar Sukarniaty, di Hotel Claro, Makassar, Selasa (7/7/2026).

Sebagai tuan rumah, Sulawesi Selatan juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan potensi wastra dan kriya dari 24 kabupaten/kota yang telah melalui proses kurasi. Seluruh daerah akan ditampilkan produk unggulannya di paviliun sekaligus membuka peluang kerja sama dengan daerah lain.

Selama empat hari pelaksanaan, pameran akan diisi berbagai kegiatan seperti talkshow ekonomi kreatif, lokakarya, penampilan seni budaya, permainan interaktif, hingga peragaan busana. Acara puncak pada 10 Juli juga akan dirangkaikan dengan penabuhan Ganrang Pakajara, penandatanganan nota kesepahaman antara Bank Indonesia dan Dekranas, pemotongan tumpeng, serta pertunjukan budaya.

Sukarniaty menjelaskan, penyelenggaraan pameran di Trans Studio Mall menjadi yang pertama dalam sejarah HUT Dekranas. Pemilihan pusat perbelanjaan dilakukan agar produk UMKM lebih dekat dengan masyarakat dan menjangkau pengunjung yang lebih beragam, terutama kalangan muda.

Menurutnya, TSM memiliki potensi kunjungan harian sekitar 5.000 hingga 7.000 orang dan meningkat menjadi 20.000–40.000 orang saat akhir pekan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan transaksi pelaku UMKM.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sulsel, Muhammad Saleh, mengatakan persiapan HKG PKK ke-54 juga hampir rampung. Hingga saat ini, perwakilan dari 38 provinsi dan 548 kabupaten/kota telah mengonfirmasi kehadiran dan mulai berdatangan ke Makassar.

Rangkaian HKG PKK dimulai pada 9 Juli, dilanjutkan Malam Budaya pada 10 Juli, kemudian kegiatan Anti Mager pada 11 Juli yang dipusatkan di kawasan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel. Puncak HKG akan berlangsung di Hotel Claro Makassar pada hari yang sama.

Dalam kegiatan Anti Mager, panitia menargetkan partisipasi sekitar 50 ribu peserta dan menyiapkan 200 stan UMKM. Di samping itu, panitia juga menargetkan pencatatan rekor MURI melalui gerakan minum MMS oleh 54 ribu ibu hamil secara serentak di 24 kabupaten/kota melalui skema hybrid. Program tersebut akan didampingi oleh masing-masing suami peserta serta dirangkaikan dengan pembagian 1.000 kacamata.

Ketua Umum HKG PKK yang juga Kepala Dinas Dukcapil Sulsel, Iqbal Suaib, menilai penyelenggaraan dua agenda nasional ini menjadi kesempatan besar mempromosikan budaya, kuliner, kerajinan, dan destinasi wisata Sulawesi Selatan kepada seluruh peserta dari berbagai daerah.
Selain itu, panitia juga memfasilitasi kunjungan wisata ke sejumlah destinasi unggulan seperti Malino, Rammang-Rammang, Bantimurung, dan Pulau Samalona.

“Momentum ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah. Hotel hampir seluruhnya sudah terpesan, begitu pula restoran dan kafe. Kami berharap kegiatan ini memberi dampak positif bagi kemajuan Sulawesi Selatan sekaligus memperkuat daya saing industri kriya dan wastra hingga menembus pasar internasional,” kata Iqbal.(*)