Kalegowa Jadi Panggung Sulsel Cup 2026, 12 Tim Berebut Gelar Juara
GOWA, GOSULSEL.COM — Persaingan sepak bola antardaerah mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan. Melalui Sulsel Cup 2026, Stadion Kalegowa di Kabupaten Gowa menjadi arena bagi 12 tim untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus membawa semangat kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas.
Turnamen tersebut resmi dibuka Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Stadion Kalegowa, Jalan Poros Pallangga, Senin (12/10/2026).
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyambut baik pelaksanaan kompetisi tersebut. Ia menilai penunjukan Gowa sebagai tuan rumah merupakan kesempatan untuk mengambil bagian dalam menyemarakkan hari jadi Provinsi Sulawesi Selatan melalui kegiatan olahraga.
“Alhamdulillah, kita sudah menyaksikan pembukaan Sulsel Cup 2026 yang dibuka langsung oleh Gubernur Sulsel. Ini patut kita syukuri karena Kabupaten Gowa dipercaya menjadi tuan rumah turnamen sepak bola dalam rangka memeriahkan HUT ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan,” sebut Darmawangsyah.
Bagi Pemerintah Kabupaten Gowa, penyelenggaraan turnamen ini juga berkaitan dengan peluang masyarakat memperoleh manfaat ekonomi dari ramainya kegiatan di sekitar stadion.
Kedatangan pemain, ofisial, dan suporter dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan aktivitas perdagangan, khususnya bagi pedagang makanan, pemilik penginapan, serta pelaku usaha kecil di sekitar lokasi pertandingan.
Kondisi tersebut membuka kesempatan bagi UMKM untuk menawarkan produk dan layanan kepada pengunjung selama kompetisi berlangsung.
Darmawangsyah, yang juga menjabat Ketua KONI Sulawesi Selatan, memandang kegiatan olahraga antardaerah memiliki nilai lebih dari sekadar perebutan kemenangan. Pertemuan tim dari berbagai wilayah juga menjadi kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih dekat melalui kompetisi yang sehat.
Di sisi lain, Sulsel Cup merupakan bagian dari rangkaian kegiatan olahraga yang disiapkan untuk memeriahkan hari jadi Sulawesi Selatan tahun ini.
Ketua Panitia Sulsel Cup 2026, H. Suherman, yang juga menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Selatan, menyebut terdapat tiga cabang olahraga dalam rangkaian perayaan tersebut.
“Ada tiga cabang olahraga yang dipertandingkan dalam rangka HUT Sulsel, yakni sepak bola, padel, dan bulu tangkis. Khusus sepak bola, Stadion Kalegowa menjadi tempat penyelenggaraan ajang bergengsi ini,” ujar Suherman.
Untuk cabang sepak bola, sebanyak 12 tim akan menjalani pertandingan dengan sistem grup. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyediakan hadiah dengan total nilai Rp200 juta sebagai penghargaan bagi para peserta.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengingatkan bahwa besarnya hadiah bukan satu-satunya hal yang harus menjadi perhatian peserta. Setiap tim diharapkan menunjukkan kemampuan terbaik tanpa mengesampingkan aturan dan nilai-nilai dalam olahraga.
“Sulsel Cup 2026 ini total hadiahnya kita berikan Rp200 juta. Intinya, bermainlah dengan fair play, sportif, dan hadirkan permainan terbaik,” jelas Andi Sudirman.
Penghargaan tidak hanya diberikan kepada tim, tetapi juga kepada pemain yang menunjukkan penampilan menonjol sepanjang kompetisi. Panitia menyiapkan apresiasi untuk pemain terbaik, pencetak gol terbanyak, wasit terbaik, dan penjaga gawang terbaik.
Penonton yang hadir pun berkesempatan mendapatkan hadiah tambahan yang disiapkan sebagai bagian dari kemeriahan perayaan HUT Sulawesi Selatan.
Pembukaan turnamen tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan, Wakil Bupati Gowa, Ketua DPRD Gowa, Dandim 1409/Gowa Letkol Arm Sapari, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta para kepala daerah se-Sulawesi Selatan.
Pelaksanaan Sulsel Cup 2026 di Gowa diharapkan menjadi momentum untuk menghidupkan atmosfer sepak bola daerah sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Dengan memadukan kompetisi olahraga dan aktivitas ekonomi, turnamen ini menjadi salah satu bagian dari perayaan hari jadi Sulawesi Selatan yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat. (*)