Japanese man. Shot in an actual hair salon. Taken in Tokyo.

OJK Sulselbar Sebut Fenomena Pemberian THR Berbasis Digital Mulai Marak

Tuesday, 10 March 2026 | 22:07 Wita - Editor: Agung Eka -

BACA JUGA

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Seiring terbiasanya warga Sulawesi Selatan (Sulsel) membayar melalui metode QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard, muncul fenomena tren pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) berbasis digital.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) melihat fenonema ini terjadi karena peningkatan jumlah pengguna QRIS di Sulsel yang mencapai lebih dari 1 juta orang pada awal 2026.

Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin mengatakan, pemberian THR menggunakan uang konvensional masih ada. Namun, sebagian besar sudah memilih untuk memberikannya secara digital.

PT-Vale

“Sudah banyak yang bertransaksi menggunakan digital jadi bisa saja ada pergeseran pemberian THR ke anak-anak kecil,” ungkapnya, Selasa (10/3/2026).

Ia menilai kemudahan dan keamanan transaksi menggunakan QRIS menjadi alasan utama masyarakat beralih ke digital.

Muchlasin menuturkan berdasarkan data Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulsel tercatat di total merchant QRIS saat ini mencapai 1.319.115.

Adanya pergeseran ke arah digital, lanjut Muchlasin, juga akan berdampak pada berkurangnya pertukaran uang baru di perbankan. Namun ekosistem pembayaran digital semakin kuat.

“Kebutuhan cetakan uang bisa saja semakin kurang. Makanya pertukaran uang kecil juga bisa berkurang,” bebernya.

Ia menuturkan transaksi berbasis digital akan terus didorong khususnya bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan hal ini juga masuk dalam program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kami mendorong percepatan akses keuangan melalui digitalisasi produk layanan/ keuangan menggunakan QRIS,” tutup Muchlasin. (*)