Dorong PSBM Jadi Ajang Investasi Nyata, Syafruddin Mualla: Bulukumba Tawarkan Peluang Konkret
MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Wakil Ketua Umum KADIN Sulawesi Selatan, Syafruddin Mualla, menegaskan bahwa Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) harus menjadi momentum nyata untuk mendorong investasi yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Sejalan dengan arahan Ketua Umum KADIN Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras, ia menekankan bahwa PSBM tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus menghasilkan kerja sama bisnis yang konkret dan terukur.
“Kami tidak ingin PSBM hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi harus menjadi titik awal realisasi investasi dan transaksi bisnis yang konkret di daerah,” ujar Syafruddin Mualla.
Ia menegaskan, momentum ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh daerah agar peluang yang terbuka tidak terlewatkan.
“PSBM harus menjadi titik awal realisasi investasi. Karena itu, daerah harus siap dengan peluang nyata, bukan hanya potensi,” lanjutnya.
Sebagai Ketua KADIN Bulukumba, ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah peluang investasi di sektor unggulan, meliputi pertanian, perikanan, pariwisata, dan perdagangan
“Bulukumba tidak hanya menawarkan potensi, tetapi peluang investasi konkret, mulai dari pengembangan industri pengolahan di sektor pertanian dan perikanan, pengolahan hasil laut, hingga kawasan maritim terpadu,” jelasnya.
Selain itu, tersedia pula peluang pembangunan hotel bintang 3–4 serta kawasan perumahan modern untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan hunian di daerah.
Ia menegaskan bahwa fokus utama bukan sekadar menarik investasi, tetapi memastikan terciptanya hilirisasi yang didukung penguatan perdagangan agar produk daerah memiliki nilai tambah dan daya saing.
“Kami ingin investasi yang masuk tidak berhenti di sektor hulu, tetapi mendorong pengolahan dan membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor,” ujarnya.
Menurutnya, Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) juga harus menjadi pintu masuk penguatan jaringan perdagangan melalui peran saudagar diaspora.
“Dengan dukungan jaringan saudagar, produk-produk Sulawesi Selatan, termasuk dari Bulukumba, harus mampu menembus pasar yang lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa peluang yang disiapkan daerah terbuka bagi investor yang ingin berkolaborasi dan langsung ditindaklanjuti pasca PSBM.
“Kami di daerah siap menindaklanjuti dan mengawal setiap peluang agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya. (*)