Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Penyaluran di SPBU Moncongloe Maros Normal
MAROS, GOSULSEL.COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Maros dalam kondisi aman dan distribusi berjalan berkelanjutan, menyusul laporan masyarakat terkait kekosongan BBM jenis Pertalite di SPBU 74.90517 Moncongloe.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa dinamika yang terjadi di lapangan dipengaruhi oleh peningkatan konsumsi dalam waktu singkat.
“Distribusi BBM di wilayah Maros tetap berjalan dan stok secara keseluruhan dalam kondisi aman. Percepatan penyerapan di beberapa SPBU dipicu oleh pembelian dalam jumlah besar secara bersamaan, sehingga stok pada titik tertentu lebih cepat habis dan menunggu suplai berikutnya,” ujar Lilik.
Ia menambahkan bahwa penyaluran BBM terus diperkuat melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pengelola SPBU guna menjaga kelancaran layanan kepada masyarakat.
Sales Branch Manager Sulsel I Fuel, Muhammad Yoga Prabowo, menjelaskan bahwa kondisi stok di SPBU Moncongloe saat ini dalam proses pemulihan melalui suplai yang berjalan.
“Di SPBU tersebut, ketersediaan Pertalite masih terjaga, sementara suplai produk lainnya sedang diperkuat melalui proses bongkar untuk Pertamax serta pengiriman Biosolar yang sedang berlangsung. Kondisi antrean kendaraan juga tetap tertib dan tidak berdampak pada arus lalu lintas di sekitar SPBU,” jelas Yoga.
Ia juga menegaskan bahwa kondisi kekosongan pada salah satu produk di SPBU bersifat sementara dan merupakan bagian dari siklus distribusi yang sedang berlangsung.
“Secara keseluruhan, stok BBM baik subsidi maupun non-subsidi di wilayah Maros dan Sulawesi Selatan dalam kondisi aman. Penyaluran terus berjalan tanpa kendala berarti,” lanjutnya.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan, sehingga distribusi dapat berjalan merata dan pelayanan di SPBU tetap optimal.
Selain itu, masyarakat diharapkan mengacu pada informasi resmi dan tidak terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi yang dapat memicu pembelian berlebih.
Apabila masyarakat menemukan kendala layanan atau indikasi pelanggaran di lapangan, dapat segera melaporkan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 sebagai saluran resmi pengaduan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memperkuat pengawasan dan menjaga keandalan distribusi energi melalui koordinasi aktif dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara optimal. (*)